oleh

10 Perahu Fiber Desa Bajo Diduga dipolitisir Aparat Desa Untuk Caleg Demokrat

Barang bukti Perahu Fiber untuk nelayan Desa Bajo yang digunakan Politik (Foto:Rahman/lintasmalut.co.id)

SANANA – Bantuan Perahu Fiber untuk Pemberdayaan masyarakat Desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Angran dana Desa (ADD) tahun 2018 Desa Bajo Kecamatannya Sanana Utara Kabupaten Kepulaun Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) diduga terindikasi politik.

Sebab Anggran dan Pendapatan Belanja Desa (APBDES) Desa Bajo 2018 dengan satu item program pemberdayaan pengadaan 10 Perahu Fiber untuk masyarakat nelayan diduga kuat dipolitisIr oleh oknum aparat Desa Bobi H Husen untuk memenangkan sala satu Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat dapil II Sulabesi Kabupaten Kepeluan Sula.

Berdasarkan informasih yang diterima lintasmalut.co.id dari sala seorang nelayan warga Desa Bajo namanya tidak mau Jumat (5/4/2019) menceritakan bahwa, Aparat Desa Bajo yakni Bobi H Husen saat bertumu saya di Rumah Sakit beberapa hari lalu mengatakan kepada saya bapak nanti dapat satu Perahu Fiber tapi ada persyaratan harus saya anjurkan dengan politik,” Cerita sumber.

Lanjut Sumber, Bobi Husen sang aparat Desa itu mengatakan kalau memberikan 20 suara kepada Kandidatnya maka Perahu Fiber akan diberikan kepadanya dan seteronnya 1 bulan ke Desa Rp.1000.000 akan di kurangi,”Jelasnya.

Atas persoalan ini ditanggpi Ketua Bidang Desa DPD II KNPI Kepsul M Rismit Teapon menegaskan kalaupun Benar oknum Aparat Desa tersebut diduga terlibat politik praktis dan menggunakan aset Desa itu saya harap pihak Bawaslu kepsul segara menginfestigasi dan diminta keterangan oknum tersebut,

“Kami dari DPD II KNPI yang membidang Desa berharap Bawaslu Kepsul segera mengambil tindakan karena ini menyalahi aturan dengan sengaja menggunakan aset Desa untuk kepentingan politik dan ini masuk dalam tindak pidana pemilu maka Bawaslu harus tegas,” Singkat Rismit. (Mr.f)

Komentar