oleh

101 Mahasiswa Sultan Nuku Resmi Bercorps Baret Ungu

Peserta Pendidikan dan Latihan Dasar Militer (Diklatsarmil) Resimen Mahasiswa Sultan Nuku

JAILOLO, Lintasmalut.net – Sejumlah 101 peserta Pendidikan dan Latihan Dasar Militer (Diklatsarmil) Resimen Mahasiswa Sultan Nuku secara resmi dan menggunakan Baret Ungu di Mako Yonif Raider Khusus 732/Banau Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara Sabtu (2/02/2019).

Hal tersebut dilaksanakan pada saat upacara pembaretan tepatnya di kawasan pantai Desa Susupu Halbar, kegiatan Diklatsarmil sendiri telah berjalan selama 2 minggu di Mako Yonif Raider Khusus 732/Banau, sebelum upacara pembaretan para peserta terlebih dahulu melaksanakan tradisi ketahanan mars atau berjalan kaki dari titik Start di Mako Yonif RK 732/Banau Desa Porniti Kecamatan Jailolo menuju Kawasan pantai Desa Susupu Kecamatan Sahu Halbar dengan estimasi jarak tempuh 15 Km, setiba di lokasi para peserta kemudian melakukan pembersihan pantai dan dilanjutkan Upacara Pembaretan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyonif RK 732/Banau Mayor Inf Ruly Eko Suryawan, S.Sos, Dan Menwa Sultan Nuku Drs. Edi Langkara, S.H., Wadan Yonif Mayor Inf Rodricho Ivan Patihahuan, Para Pasi Yonif, Kas Menwa Qalbi Rasyid, Wakaur Intel Menwa H. Hidayat Sehat, serta staf Menwa.

Upacara dipimpin langsung Danmen, dalam kesempatan tersebut memberikan amanat yang berisi ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Yonif RK 732/Banau yang telah mendukung sekaligus melatih dalam kegiatan Diklatsar Menwa yang berlangsung selama 14 hari, selama proses latihan para peserta telah dibentuk mental dan jiwa korsa guna menciptakan generasi muda yang memiliki karakter dan jiwa juang yang tinggi sebagai calon-calon pemimpin bangsa.

“Selain itu kepada para peserta saya ucapkan selamat datang di Corps Baret Ungu keluarga besar Resimen Mahasiswa Sultan Nuku, sebagai seorang anggota Menwa kita harus menjunjung tinggi kehormatan corps serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.” Ucapnya (Red/Penrem 152)

Komentar