oleh

14 Peserta Dari 4 Cabor O2SN Wakili Malut di Tingkat Nasional

Kabid SMA Dikbud Malut, Rustam Panjab (tengah batik) bersama sejumlah peserta O2SN tingkat Provinsi (Foto:Yud/lintasmalut.co.id)

SOFIFI – Perhelatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Maluku Utara (Malut) 2019 telah selesai. Hasilnya, 14 peserta dari 4 Cabang Olahraga (Cabor) mewakili Malut ke O2SN tingkat nasional di Banda Aceh.

Informasi yang dihimpun media ini dari panitia pelaksana O2SN Provinsi, nama-nama peserta yang akan diberangkatkan ke Banda Aceh yaitu di Cabor Karate putra, Rafgil S, berasal dari SMA Negeri 4 Kota Ternate. Putri Try Mulya Mega dari SMA Negeri 1 Ternate. Kumite bebas putra Naufal Ilman Salim dari SMA Negeri 1 Ternate. Kumite bebas Putri, Sinar Rusli dari SMA Negeri Ternate.

Cabor pencak silat tunggal putra, Salju Dalope dari SMA Negeri 8 Tikep. Pencak Silat putri Firdayanti Safrudin dari SMA Negeri 1 Ternate. Tanding kelas F putra Sahrin Hamid dari SMA Negeri 7 Halbar. Tanding kelas C putri Yeni F.C Bara dari SMA 8 Tikep.

Cabor Atletik lari 100 meter putra, Kamaruddin Murin Dari SMA Negeri 8 Tikep. Lari 100 meter Putri, Riska Susilawati dari SMA Negeri 8 Tikep.L ompat jauh Putra, Losiano Pangulili dari SMA Negeri 6 Halut. Lompat jauh Putri Riska Susilawati SMA Negeri 8 Tikep.

Cabor Bulu Tangkis tunggal Putra, Adrian Alhuda dari SMA Negeri 4 Ternate dan Putri Siti Ramadani Amir SMA Negeri 4 Ternate.

Penetapan juara ini tertuang dalam keputusan Dewan Yuri O2SN SMA tingkat Provinsi Maluku Utara tahun 2019, nomor 151/KPTS/DY/VIII/2019, yang ditandatangani oleh Dewan Yuri Fitria Eva Ktidja, Salim Djabid, dan Maruf A Kahar.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut, Rustam Panjab mengapresiasi panitia pelaksana O2SN Provinsi yang telah berjuang mensukseskan event tahunan ini. Dirinya juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan semangat kepada peserta yang berkesempatan meraih juara.

“Kemenangan bukanlah prioritas utama dalam sebuah pertandingan, akan tetapi pengalaman, kemandirian dan motivasi diri yang harus menjadi pegangan para peserta lomba,”ucapnya Rustam di Ternate, Minggu (3/8).

Dikatakan, Bidang SMA Dikbud Malut terus berupaya mendorong para siswa/i dalam mengembangkan minat dan bakat. Khususnya dibidang olahraga, para siswa dilatih ditingkat sekolah hingga pembinaan ditingkat provinsi. “Semua jenjang pembinaan itu dilakukan secara maksimal demi melahirkan atlet-atlet yang berdaya saing di kanca nasional,”katanya.

Rustam juga menegaskan, peserta yang dinyatakan keluar sebagai juara dan mewakili Malut di level nasional harus menunjukkan attitude yang baik, agar tidak meninggalkan kesan yang buruk dari kontingen lain dari berbagai daerah.

“Sikap ini sangat penting yang harus mereka jaga, karena ini mewakili daerah ke tingkat nasional, karena disana bertemu dengan peserta lainnya dari seluruh Indonesia. Untuk itu, saya selalu ingatkan itu, untuk juara itu sudah menjadi harapan kita semua, tapi yang lebih penting lagi mereka tampil maksimal dan tunjukkan yang terbaik,” pungkasnya. (Alan)

Komentar