oleh

2019, Program KIA Berlansung di Pultab

BOBONG, Lintasmalut.net –Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menyiapkan program Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP anak tahun 2019 mendatang. Hal tersebut guna meneruskan program Pemerintah Pusat yang telah di gagas sejak tahun 2016 lalu.

Rencananya program KTP Anak ini mulai berlaku secara nasional pada tahun 2019 mendatang. Sejumlah program percepatan segera dibuat dan akan dimulai pada tahun 2019 mendatang.

“Program cetak dan segala sesuatunya akan di mulai tahun 2018 mendatang. Untuk mendukung program tersebut orang tua juga turut serta dalam pembuatan KIA,”kata Maslan selaku kepala Disdukcapil Pulau Taliabu, Jumaat (14/12/18) belum lama ini.

Saat ini, katanya, ada tambahan tugas bagi orang tua yaitu mengurus KIA. Setelah anak memiliki KIA anak tersebut sudah dianggap legal sebagai WNI. Pembuatan KIA di Pulau Taliabu di lakukan secara bertahap sampai 2020. Format berlakunya KTP Anak secara bertahap, dimana daerah yang belum mendapat giliran pemberlakuan maka ke depan akan menyusul daerah berikutnya sebagaimana yang telah diatur di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 2 Tahun 2016 mengenai Kartu Identitas Anak.

Maslan menambahkan, bahwa KIA mempunyai beberapa tahapan untuk diperoleh dimana usia 0 sampai dengan 5 tahun kurang 1 hari belum disertai foto, sedangkan 5 Tahun sampai dengan 17 tahun lebih 1 hari akan disertai foto seperti KTP. Namun, semua akan melalui tahapan dengan diawali sarana prasarana Disdukcapil.

Selain program KIA, pihaknya juga terus meningkatkan cakupan perolehan akte kelahiran, sehingga masyarakat yang mengurus KIA bisa sekaligus mengurus akte kelahiran anaknya.

“Disdukcapil dengan melakukan berbagai upaya seperti, pelayanan akte keliling se hari jadi di setiap kecamatan, pelayanan ke sekolah-sekolah, serta memudahkan pembuatan akte kelahiran di setiap rumah sakit,  klinik,  rumah bersalin dan bidan yang bekerjasama dengan Disdukcapil,” paparnya.

Mengenai persyaratannya dilihat dari Permendagri No 2 Tahun 2016 tentang KIA tersebut dan tercatat harus menggunakan akta kelahiran, KK asli orangtua, KTP elektronik orangtua.”Dalam Permendagri itu juga mengatur bahwa untuk anak di bawah usia kurang dari 5 tahun tidak dicantumkan foto, sedangkan anak usia diatas 5 tahun hingga 17 tahun harus mencantumkan foto,” ungkapnya. (rdx)

Komentar