oleh

25 Peserta Ikuti Teori dan Simulasi Latihan SAR Daerah

TERNATE – Sebanyak 25 peserta terdiri dari TNI/Polri, BPBD dan masyarakat mengikuti teori dan simulasi Latihan Search and Rescue (SAR) Daerah 2020.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari dan sesuai protokol kesehatan, hari pertama peserta menerima teori di Aula kantor SAR Ternate, Rabu (7/10) dini hari, selanjutnya simulasi akan dilaksanakan di Landmark, Kamis (8/10/2020) besok.

Kepala Basarnas Ternate Muhammad Arafah mengatakan, kegiatan latihan SAR Daerah dilaksanakan setiap tahun. “Untuk latihan SAR Daerah ini setiap tahun dilaksanakan mulai dari tahun berdirinya Basarnas Ternate sampai saat ini sudah delapan kali,” katanya usai pembukaan Latihan SAR.

Arafah menjelaskan, tujuan dari latihan SAR ini untuk memelihara keterampilan dan kemampuan penyusunan rencana operasi, mengorganisir, melaksanakan dan mengoptimalkan penyusunan rencana operasi sesuai dengan prosedur pencarian dan pertolongan.

“Saya berharap kegiatan latihan SAR ini dengan mencapai sasaran ilmu yang didapat bisa digunakan dalam pelaksanaan operasi SAR dari rencana penyusunan operasi SAR, rencana tindak awal dan rencana pelaksanaan operasi SAR itu bisa dilaksanakan dengan baik pada saat terjadinya musibah,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Siaga dan Latihan Basarnas Pusat, Zulfikar mengaku, wilayah Kota Ternate khusunya di Maluku Utara memiliki potensi kecelakaan lebih banyak di laut. Oleh Sebab itu, program kerja dari kantor SAR Ternate sudah menyusun rencana bagimana pelaksanaan penganan operasi di laut untuk bisa mencapai sasaran.

“Dari jumlah personil kita di kantor SAR Ternate untuk penanganan Ternate yang wilayahnya cukup luas ini memang personilnya kurang dan belum memadai sehingga diperlukan dukungan dari potensi luar seperti TNI/Polri, kita perlu melatih sehingga terjadi koordinasi yang baik dan kerjasama yang baik pada saat penanganan musibah,” akunya.

“Setiap tahun tetap ada penambahan dan pembaharuan sarana prasarana, kemarin ada perencanaan penambahan kapal yang lebih besar, mudah-mudahan di kantor SAR Ternate juga ada penambahan, diharapkan demikian karena akan di prioritaskan kepada daerah-daerah musibah pelayarannya tinggi dibandikan dengan daerah yang lain,” sambungnya.

Ia juga menyebut, operasi SAR yang dilaksanakan beberapa waktu lalu ada beberapa kasus yang sampai sekarang belum ditemukan dan sebagainya sehingga diperlukan peningkatan pelatihan SAR Daerah.

“Yang kita harapkan dengan adanya pelatihan ini kemampuan dan koordinasi kantor SAR Ternate lebih baik dan lebih ditingkatkan disamping SDM dan sarana prasarana,” (Red)

Komentar