oleh

51.637 Jiwa Mengungsi dan 1.176 Rumah Rusak Berat, Akibat Gempa 7,2 Magnitudo

Pengunsian Korban gempa bumi magnitudo 7,2  minggu 14/7/2019 guncang Halsel saat beristirahat dibawah tenda (Foto Istimewah)

LABUHA –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan merilis, sebanyak 1.176 rumah rusak berat pasca gempa bermagnitudo 7,2 di Kabupaten Halmahera Selatan. Gempa juga menyebabkan 51.637 jiwa mengungsi yang tersebar disemua titik dan delapan (8) orang meninggal dunia.

Kepala BPBD Halsel Jalil Efendi mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan disemua titik gempa. Menurutnya, rumah rusak berat tersebar di sejumlah titik yakni, Kecamatan Gane Timur Selatan Desa Ranga-Ranga, Desa Gane luar, Desa Samat, Desa Gaimu, Desa Kuwo.

Sedangkan di Kecamatan Bacan Timur Selatan, yakni Desa Liaro, Bacan Timur Tengah Desa Tomara, Kecamatan Gane Timur Tanjung Jere, Kecamatan Gane Barat Selatan Desa Lemo Lemo. “Maka total mencapai 1.176 unit rumah rusak berat,”Kata Jalil Efendi saat dihubungi Wartawan, Minggu (21/7/2019).

Dampak gempa bumi Magnitudo 7,2 memorak prandakan rumah warga (Foto Istimewah)

Menurut Jalil, untuk fasilitas umum, 41 unit rusak berat dan 43 rusak ringan. Sementara kebutuhan mendesak untuk pengungsi, yakni terpal, selimut, tikar, air mineral, makanan siap saji dan kidscare.

“Pemda Halmahera Selatan telah menurunkan tim yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, RAPI, PMI dan Aksi Cepat Tanggap untuk mendistribusikan logistik ke lokasi pengungsian di Kecamatan Bacan Timur, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kecamatan Gane Dalam, Kecamatan Gane Timur dan Kecamatan Gane Barat, “Tandasnya. (van)

Komentar