oleh

835 Personel Polda Malut Backup Pilkada Serentak

TERNATE – Ratusan Personel yang melaksanakan Bawah Kendali Operasi (BKO) pengamanan TPS, Dalmas Dit Samapta dan PPH Brimob Polda Malut siap diterjunkan dalam rangka pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 di 8 Kabupaten/Kota Provinsi Maluku Utara.

Apel pergeseran 835 personel tersebut dipimpin langsung Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, Kamis (3/12) di Mapolda.

Turut hadir pejabat utama Polda Malut dan 835 personel yang akan melaksanakan BKO dalam rangka pengamanan Pilkada serentak tahun 2020.

Kapolda dalam sambutanya menyampaikan, apel Serpas ini merupakan wujud kesiapan Polda Maluku Utara dalam pengecekan terakhir terhadap kesiapan personel, materiil maupun peralatan dalam rangka pengamanan TPS pada Pilkada Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota Provinsi Maluku Utara tahun 2020.

“Personel Polda Maluku Utara yang dilibatkan dalam BKO/back up pengamanan TPS, Dalmas Dit Samapta dan PHH Brimob tersebut sebanyak 835 personel, dan saya tekankan kepada seluruh personel agar yang ditugaskan melakukan pengamanan untuk senantiasa mempertajam deteksi dini terhadap setiap perkembangan situasi yang berpotensi mengarah menjadi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Suasana apel pergeseran 835 personel pengamanan Pilkada serentak

Pelaksanaan Pilkada tahun ini. Lanjut Kapolda, berbeda dari tahun sebelum-sebelumnya karena bertepatan dengan situasi pandemi Covid-19, sehingga wajib dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolda juga menegaskan kepada seluruh personel Polda Malut beserta jajaranya wajib komitmen dan netralitas “Setiap personel Polri khususnya Polda Malut wajib menjaga komitmen dan netralitas pada masa tenang maupun masa pemungutan suara,” tegasnya.

Kabidhumas Polda Malut AKBP Adip Rojikan menambahkan, dalam kegiatan apel pergeseran pasukan tersebut setiap personel dibekali dengan APD Protokol kesehatan, masker dan hand sanitizer yang secara simbolis diberikan Kapolda kepada perwakilan personel Polda Malut.

“Selain APD yang diberikan Kapolda langsung dalam apel tersebut, juga dilaksanakan Rapid test kepada personel Pam Pilkada untuk memastikan kesehatan dari setiap personel terbebas dari Covid-19,” katanya.

“Apabila dari Rapid test yang dilakukan terdapat personel yang reaktif, maka akan diganti personel tersebut dengan orang lain, tapi saya tegaskan bahwa semua personel yang terlibat PAM TPS terbebas dari Covid-19,” pungkasnya. (Lee)

Komentar