oleh

Adi Muhammad Asal Desa Sambiki Hilang di Perairan Pulau Morotai Belum Ditemukan

Satu Unit Speead Boad Tim SAR siap lakukan pencatian kirban hilang (Foto/Fik/lintasmalu.net)

MOROTAI – Upaya pencarian seorang nelayan yang hilang, Adi Muhammad (26), Asal Desa Sambiki, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut) yang melaut sejak Rabu 17 Juli 2019, pukul 03:00 WIT, menggunakan perahu Fiber GT15-PK, hingga kini belum juga membuahkan hasil Kamis.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Akil Pina yang bersamaan melaut dengan korban, Korban diperkirakan hilang sejak Rabu 17 Juli 2019 Pukul 16:00 WIT, karena perahu yang digunakan korban terbalik akibat hantaman gelombang dan terbawa arus deras.

Upaya pencarian korban telah dilakukan Pemkab Morotai, sejak Rabu 17 Juli 2019, pukul 17:20 WIT hingga Kamis 18 Juli 2019 dengan mengarahkan 8 body nelayan untuk melakukan pencarian hingga saat ini pukul 15.00 WIT belum juga membuahkan hasil.

Proses pencarian pun tetus dilakukan dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Kantor SAR Tobelo, Basarnas Ternate, KPLP Morotai, Pol Air Morotai dan Lanal Morotai melakukan pencarian dengan perlengkapan ful tim dan menyebar di perairan Halmahera Utara dan Halmahera Timur.

Sementara PJS Pasop Lanal Morotai, Lettu laut (P) Ismail T Rahaguna, saat dikonfirmasi sore tadi, menjelaskan bahwa, pencarian nelayan hilang dibagi dalam beberapa tim, diantaranya Lanal, Polair, Tim SAR, KPLP dan Nelayan, namun sampai saat ini belum membuahkan hasil.

“Dari tim yang ada kami lakukan pencarian secara menyebar ke wilayah Galela, Tobelo dan Laut Haltim. Tim Lanal sendiri menggunakan Sea rider lanal, tapi sampai sore ini belum membuahkan hasil,” Terang Ismail.

Menurut Ismail, tim akan terus berkoordinasi untuk melakukan pencairan dengan zona pencarian yang lebih luas lagi. (fik)

Komentar