oleh

ADT Diminta Jalin Kerjasama Dengan Perusahan di Daerah

-EKONOMI-190 views

BOBONG – Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pulau Taliabu  (Pultab) bakal menginventarisir  seluruh perusahan yang berada dibawa naungan PT. Adidaya Tangguh ( ADT) yang selama ini beroperasi di Kabupaten Pulau Taliabu, sebab dari data sementara yang dikantongi tercatat sebanyak  sembilan (9 ) Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Berdasarkan data yang diterima dari DPMPTSP Kabupaten Pulau Taliabu disebutkan bahwa konsesi  pertambangan terdata yaitu : PT. Patria Sekar Jaya , PT. Adidaya Tangguh, PT. Andalan Terang,  PT. Bintang Mega Indah , PT. Bintara Harda Surya, PT. Bumi Saka Karya, PT. Indo Mega Dirga Sakti, PT. Sapta Wirasta Mandiri, PT. Taliabu Mineral Sejahtera, PT. Wirabahana Perkasa, dan PT. ZOUK  dengan  total  luas Konsesi Tambang dari seluruh perusahaan tersebut mencapai  231.738,4  Hektare.

Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Pulau Taliabu,  Jamudin mengatakan dalam waktu pihaknya akan melakukan perjalanan dinas ke pihak PT. ADT di Desa Tolong, Kecamatan Lede untuk mendata serta berkoordinasi terkait rencana kerjasama PT ADT dengan perusahan-perusahan swasta yang ada di Daerah Kabupaten Pulau Taliabu.

“Kami mau ke tambang dengan tujuan, kita mengiventarisir data dari PT. Adidaya itu berapa anak perusahan yang kerja disitu, sebab yang  diinginkan Pemerintah adalah  Perusahan asing yang ini , dapat bekerjasama  dengan perusahan yang ada di Daerah sehingga , tidak lagi dengan perusahan yang ada di Jakarta,” katanya kepada Lintas Malut, selasa (10/03/2020) kemarin.

Jamuddin mengaku, selama ini hasil pengelolaan yang keluar dari Pulau Taliabu pihaknya tidak mengetahui berapa banyak setiap kali pemuatan serta hasil tersebut dijual kemana. Sehingga pihak Pemkab Pultab melalui DPMPTSP  akan mendata serta memantau aktivitas dari PT. ADT .

“Minimal  kami harus tahu  hasilnya itu ke manakan ?, sedangkan untuk dana-dana sosial itu  memang ada di Desa Todoli ada buat jalan, tetapi secara umum  kami tidak tahu itu ,bahkan  kadang-kadang berbeda data antara Pemerintah dengan LSM . Jadi bagaimana mau konek,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sudah seharusnya PT. ADT berkerjasama dengan perusahan-perusahan yang ada di Kabupaten Pulau Taliabu.

“Itu memang bukan keinginan tapi diharuskan, kerjasama dengan perusahan yang ada di Daerah,” tambahnya. (SB)

Komentar