oleh

Akibat Gempa, Bayi Umur 3 Bulan Tertimpa Reruntuhan Bangunan

Ilustrasi

LABUHA – Gempa yang mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sebanyak 37 kali itu, dampaknya sangat kuat dirasakan oleh warga yang tinggal dihamparan pesisir pantai.

Masyarakat di Desa Wayatim Kecamatan Bacan Timur Tengah juga merasakan kekuatan gempa dan semua masyarakat di desa tersebut mengamankan diri ke gunung karena takut terjadi tsunami.

Salah satu warga Desa Wayatim,  Adam Hataya via telepon menjelaskan bahwa mereka juga kaget ketika terjadi gempa dan semua warga panik kemudian keluar dari rumah masing-masing dan menuju ke gunung.

“Sebagian besar warga terutama Ibu dan anak sudah mengungsi ke gunung dan malam ini semua warga tidur digunung, ” tandasnya.

Ditanya  berapa rumah yang rusak parah ?,  Adam mengaku,  untuk saat ini di Desa Wayatim itu ada empat (4) rumah warga yang rusak parah dan sebagian rusak ringan saja.  Kemudian saat Gempa itu, ada satu bayi bernama  Muhammad Rifai ( 3 bulan) tertimpa reruntuhan bangunan dinding beton, sehingga bagian wajahnya mengalami  luka-luka. Anak tersebut  langsung dibawa oleh  orang tuanya  mengungsi ke gunung.

“Torang sudah cek dan ada empat  rumah warga rusak parah dan lain nya rusak ringan saja, tapi saat gempat tadi ada anak umur 3 bulan dapa tindis dengan dinding rumah tetapi hanya luka saja dan orang tuanya langsung amankan dan bawa ke gunung, ” tutup Adam. (van)

Komentar