oleh

Akses Jembatan Desa Ratahaya – Bobong Putus Akibat Banjir

Jembatan Sementara Penghubung Antara Desa Ratahaya dan Bobong Putus Akibat di Hantam Banjir (Foto:As/lintasmalut.co.id)

TALIABU – Hujan yang mengguyur Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) Provinsi Maluku Utara (Malut) selama tiga hari belakangan ini, menyebabkan akses jalan di jembatan penghubung sementara dari desa Ratahaya menuju Kota Bobong terputus akibat dihantam banjir.

Pantauan lintasmalut.co.id, Rabu (24/04/2019) sejumlah pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat dari Desa Ratahay menuju Bobong ataupun sebaliknya tidak bisa melewati jembatan tersebut karena jalan terputus.

Bahkan terlihat dengan jelas tumpukan sampah berupa  potongan kayu gelondongan dan sampah bawaan banjir telah tertumpuk di jembatan sehingga air tidak dapat melintasi di bawah jembatan. Akibatnya air meluap melalui ujung jembatan sehingga warga pun kesulitan melintasi.

Meskipun jembatan tidak berhasil roboh akibat banjir, namun sejumlah warga Desa Ratahaya yang hendak berbelanja di Bobong tidak bisa melintas menggunakan kendaraan.

Sementara warga Ratahaya dari Bobong menuju Desa Ratahaya terpaksa meninggalkan kendaraan di seberang sungai dan berjalan kaki sepanjang ratusan meter untuk sampai di Ratahaya.

Banjir tersebut terlihat ringan dan enggan menimbulkan korban. Warga pejalan kaki pun tetap bisa melintasi sungai karena banjir tidak kuat. Hingga malam tadi,  kondisi hujan di Bobong telah berhenti namun potensi cuaca di Bobong berawan tebal, alias berpotensi hujan deras. (As)

Komentar