oleh

Aliong Mus Sebut Muhaimin Keliru dan AGK Bohongi Masyarakat Taliabu Dengan Janji

Bupati Pulau Taliabu Hi. Aliong Mus (Foto:Istimewa)

TALIABU – Bupati Pulau Taliabu Hi. Aliong Mus belum lama ini dengan nada keras membantah pernyataan salah satu Caleg DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari Partai Gerindra Muhaimin Syarif saat melakukan kampaye di Taliabu sejak 13 April lalu dengan menyatakan penyelesaian jalan lingkar Taliabu dijanjikan Bupati.

Bupati Aliong Mus mengatakan, pernyataan yang disampaikan Celeg DPRD Muhaimin Syarif bahwa jalan lingkar Taliabu yang dijanjikan dirinya adalah bohong dan keliru serta tidak memahami kinerja Pemda Taliabu selama kurang lebih tiga tahun.

“Kemarin waktu kampanye salah satu calon DPRD Provinsi yang kampanye disini mengatakan bahwa jalan lingkar taliabu itu bohong, padahal jalan lingkar ini sudah hampir rampung dan itu mereka tidak tahu apa apa, bagi saya kalau aspal memang tidak bisa, tapi kalau lingkar saja itu bisa,”katanya kepada awak media, Senin (22/4/2019) pukul 11.30 beberapa waktu lalu usai upacara hari jadi Taliabu.

Menurut Aliong Mus, pernyataan Muhaimin tersebut menandakan mereka tidak tahu menahu soal apa yang telah dilakukan Pemda Taliabu, sehingga mengeluarkan pernyataan yang tidak berdasar. Bahkan sama halnya dengan Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) yang disinyalir telah membohongi rakyat Taliabu selama ini.

“Mereka tidak tahu apa yang kita lakukan dan mereka suka bohong makanya seperti itu, termasuk gubernur pun demikian, janji – janji bohong terus, janji tinggal janji sampai dunia hari ini tidak pernah ada. Sampai habis masa jabatan anggaran masuk di taliabu cuman Rp. 26 milyar,”cetusnya.

Aliong juga menyebutkan, sejumlah Tower jaringan Telkomsel yang dibangun Pemprov Malut di masa kepemimpinan AGK hingga kini tidak terselesaikan. Bahkan Tower di Kecamatan Tabona tidak ada signal sesuai harapan masyarakat malah roboh menimpa rumah warga yang ada di sekitarnya.

“Bangun tower sampai towernya roboh dan sinyalnya tidak ada, di tikong dan tunami juga sudah mau roboh kemudian di tabona sudah roboh hingga menimpah rumah warga,”ungkapnya. (As)

Komentar