oleh

Aneh Gara-Gara Unggah Foto Sandiaga Uno Bawaslu Lapor Kadisperkim Ke-KASN

-POLITIK-43 views

TERNATE, Lintasmalut.net – Gara-gara Unggahan foto Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno yang ekspresi melopat di Pantai Fala Jawa Ternate Tengah Kota Ternate, H.Rizal Marsaoly dilaporkan ke Komisi Aparat Sipil Negara (KASN) dengan tuduhan terlibat Politik Praktis.

Atas laporan yang diajukan rabu 5/12/2018) oleh Devisi Hukum Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Malut kepada KASN dinilai Aneh, karena unggahan foto tersebut tidak ada unsur politik, mau pun unsur mengajak, melain unsur promosi wisata Daerah Kota Ternate karena Sandiaga Salahudin Uno merupakan Tokoh Nasional, yang berpotret pada Icon wisata Kota Ternate.

Praktisi Hukum Tata Negara Universitas Khairun (Unkhair) Ternate Abdul Kadir Bubu, menilai langkah Bawaslu melaporkan H. Rizal Marsaoly, ke KASN terkesan lucu

“Apakah foto yang diunggah H.Rizal Marsaoly yang bersatus ASN itu dengan maksud dan unsur mengajak atau bukan, sebab seorang Sandiaga Salahidin Uno merupakan Tokoh Nasional, apakah salah ketika berekspresi dia Icon Wisata kemudian mempablis itu apakah bagian dari Kampanye, kenapa harus dianggap berpolitik praktis kemudian dilaporkan, “ungkap Abdul Kadir Bubu, saat dikonfirmasi reporter Lintas Malut, Rabu (5/12/2018) lewat Handpohonnya.

Menurutnya, Bawaslu harus lebih teliti ketika menanggapi unggahan foto yang dilakukan H.Rizal Marsaoly, karena tidak ada unsur mengajak orang mendukung Sandiaga Uno sebagai Calon Wakil Presiden, dalam unggahan tersebut, Kalau dengan adanya klarifikasi H. Rizal terhadap Bawaslu bahwa postingan itu hanya bentuk promosi tempat Wisata itu benar karena Sandiaga Uno seorang Tokoh Nasional, dengan spontan melakukan selfi, atau berpotretan pada Icon wisata Ternate.

Sementara Kata dia, unggaham foto itu jelas tidak menganut kampanye, atau unsur mengajak, sangatlah jelas bahwa unggahan foto itu tujuan promosi, dan menganut unsur estetika wisata. karena keindahan Pantai Falajawa yang menggugah hati seorang Sandiaga Uno sehingga mampir melakukan ekspresi yang tak biasa yg dilakukan seorang Tokoh Nasional, atas itulah menarik perhatian H. Rizal Marsaoly yang mengagap suatu potensi untuk dipromosikan Icon wisata Ternate sehingga orang meniilai ada estetikanya.” jelas Abdul Kadir.

“Apalagi Sandiaga Salahudin Uno ketika berekspresi di Pantai Falajawa dua merupakan promosi Gratis sehingga H.Rizal mengambil kesempatan Itu dan itu tidak ada masalah bagi saya, seharusnya Bawaslu ketika mendengar klarifikasi dari H.Rizal bahwa foto itu dimaksudkan bukan berkampanye tetapi itu makna promosi Icon Wisata Kota Ternate maka harus berhenti sampai disitu,”kata Abdul Kadir.

Dia juga mengatakan, Kalau unggahan foto lalu mencantumkan tulisan ayo mendukung Sandiaga Uno maka itu makna kampanye dan unsur politik praktis, jadi bagi saya ini lucu kalau Bawaslu melaporkam ke KASN, karena foto ini ketika dilihat dari aspek seni itu sangat bagus untuk dipromosi,”katanya.

Sementara itu Kata Rizal Marsaoly yang juga selaku Kepala Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Pertanahan Kota Ternate ini menanggapi atas laporan Bawaslu kata Rizal,

“Foto itu sudah banyak orang yang publis, bahkan orang Bule juga ikut publis, apa lagi yang saya posting itu di akun pribadi kan kita sebagai pemerintah Kota yang memosting tempat wisata itukan lebih bagus terkecuali saya hadir dalam kampanye atau dalam kegiatan politik,”ujar H.Rizal ketika dihubungi media ini dalam Via WastAp.

Sementara dalam postingan itu, Katanya, tidak ada tulisan yang unsur mengajak Kalau Bawaslu menilai seperti itu okelah saya menghormati tugas dan kewenangan dibidang itu dan Ketika saya dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai hak klarifikasi dan itu sudah klarifikasi,”jelas H.Rizal.

Menurut H.Rizal Marsaoly bahwa hak klarifikasi ketika dipanggil sudah cukup karena tidak ada unsur politik,

“artinya apa yang saya lakukan itu hanya semata-mata untuk promosi Daerah serta dalam postingan itu juga tidak ada unsur mengajak orang. akan tetapi saya menghargai kinerja Bawaalu karena itu ranahnya, tetapi saya merasa cukup atas hak klarifikasi yang sudah saya sampaikan sebab itu wajar karna hanya sebatas promosi Daerah,”tandas Rizal.(mtg)

Komentar