oleh

Astaga..! Ratusan Juta Dana Hibah Disalurkan Tanpa Identitas Penerima

Kantor Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Foto Ivan/lintasmalut.co.id)

LABUHA- Kendati Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara sangat jeli melihat persoalan penggunaan anggaran di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara di setiap tahun anggaran. Namun, Pemerintah Kabupaten Halsel tanpaknya memiliki cara sendiri untuk mencairkan anggaran meski tanpa identitas penerima yang jelas.

Buktinya, dalam laporan hasil pemeriksaa (LHP) Nomor : 15.B/LHP/XIX.TER/5/2017 tanggal : 22 Mei 2017 pada resume hasil pemeriksaan pada sistem pengendalikan internal di jelaskan bahwa, pakta Integritas yang tidak mencantumkan identitas penerima hibah tetapi diberikan dana belanja hibah dengan nilai yang sangat fantastis.

Penerimaan dana hiba tanpa Indentitas yang tidak jelas diantaranya. LSM Khatulistiwa Center senilai Rp,160.000.000,00,juta. LSM Generasi Muda Halsel (GMH) senilai Rp,175.000.000,00, juta. Komisaris Daerah Al Khairaat Kabupaten Halsel senilai Rp,40.000.000,00, juta. LSM Pusat Kreasi Masyarakat Umum (PKMU) dalam rangka Pelatihan pemberdayaan masyarakat petani dalam meningkatkan hasil panen senilai Rp,145.000.000,00, juta.

Selain itu, terdapat pula Pakta Integritas yang tidak mencantumkan identitas dan ditandatangani penerima hibah yaitu hibah kepada LSM Pusat Advokasi Kesejahteraan Keluarga (Padaku) dalam rangka penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Rp,155.000.000,00, juta.

Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim ketika dikomfirmasi masalah tersebut dimengetahuI bahwa penerima hibah tidak masalah.

” Mungkin ada Dokument yg mereka harus lengkapi,” Singkatnya

Terpisah, Sekda Halsel, Helmy Surya Botutihe selaku Ketua TAPD Pemkab Halsel ketika dikonfirmasi masalah tersebut justru mengaku tidak mengetahui secara detailnya.

” Bisa ditanyakan ke-pak Aswin selaku kepala BPKAD karena saya kurang tau detail nya,” Cetus Sekda. (Ivan)

Komentar