oleh

Basarnas Ternate Gelar Pelatihan SAR Daerah 2020

TERNATE – Basarnas Ternate menggelar pelatihan Search and Rescue (SAR) Daerah tahun 2020, Rabu (7/10/2020).

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Ternate, Burhan Abdurahman dan dihadiri Ketua DPRD Ternate Muhajirin Bailusy, Wadanrem 152/ Babullah Kol Inf Wawan S, Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Moch Iskandarmanto, Kepala BPBD Arif Gani serta 25 peserta latsarda dari berbagai organisasi.

Walikota Ternate Burhan Abdurahman dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah mengucapkan terimah kepada peserta pelatihan Sar Daerah tahun 2020 dan berharap agar sama – sama mendukung kegiatan ini. “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat untuk provinsi malauku utara,” katanya.

Menurutnya, wilayah maluku utara geografinya cukup rumit terjangkau oleh siapapun, apabila terjadi kecelakaan maupun bencana alam lainnya diharapkan pelatihan SAR daerah agar mempunyai kemampuan yang profisional sehingga tim SAR yang bisa bertanggungjawab apabila terjadi bencana alam kecelakaan darat laut maupun udara.

“Kegiatan ini dilibatkan stekholder yang lain yang memiliki tugas yang punya kwalitas yang baik dan di harapkan agar pelatihan SAR daerah ini harus betul – betul membirikan potensi yang baik,” harapnya.

Kepala Basarnas Ternate Muhammad Arafah juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga pelaksanaan latihan SAR daerah ini terlaksana dengan baik.

“Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan sebagai instansi Pemerintah yang bertanggungjawab di bidang pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan pelayaran, penerbangan kondisi membahayakan jiwa manusia, kecelakaan dengan penanganan khusus serta bencana alam terus berbenah diri,” ujarnya.

Arafah menyebut, mengkaji semua kebijakan pencarian dan pertolongan maupun program peningkatan kemampuan untuk memberikan pelayanan pencarian pertolongan yang optimal kepada seluruh masyarakat, sebagaimana telah diamanatkan dalam undang-undang pencarian dan pertolongan nomor 29 tahun 2014 mengenai pentingnya koordinasi pencarian dan pertolongan.

“Kita pun sepakat bahwa penyelenggaraan operasi pencarian pertolongan akan lebih efektif dan efisien apabila terintegrasi dalam satu tim terpadu,” ungkapnya.

“Kami menyadari bahwa kekuatan pencarian dan pertolongan lintas sektoral tersebut juga tidak akan mudah diwujudkan apabila tidak mendapat sinergi diantara seluruh pemangku kepentingan yang terkait,” sambungnya.

Ia juga mengajak segenap elemen masyarakat baik dari kalangan pemerintah maupun swasta untuk bersama-sama menyatukan gerak dan langkah dalam memberikan pelayanan ke manusia yang terbaik kepada masyarakat.

“Harapan saya melalui latihan SAR daerah ini kita tingkatkan profesionalisme sinergitas dan militan guna tercapai peran Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan pada kecelakaan kapal secara cepat tepat dan terpadu,” harapnya. (Red)

Komentar