oleh

Bawaslu Halbar Ajukan Keberatan Ke KPU Soal Lokasi Pelipatan Surat Suara

-POLITIK-24 views
Bawaslu Halbar Alwi Ahmad (foto:Bur/lintasmalut.co.id)

JAILOLO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengajukan keberatan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halbar soal banyaknya lokasi pelipatan Surat Suara (SS) sehingga tidak efektif.

Lokasi yang digunakan pelipatan SS yakni SMA Negeri 1 Halbar di Kecamatan Jailolo, SMK Dian Halmahera di Kecamatan Sahu Timur, SMA Bina Insani Desa Hoku-hoku dan ruang Aula Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi-UKM (Disperindakop-UKM).

Akibat banyaknya lokasi atau titik pelipatan SS, Bawaslu menyampaikan surat keberatan ke KPU dengan pertimbangan banyaknya lokasi pelipatan, sehingga tidak efektif jika dilakukan pengawasan. surat keberatan yang disampaikan oleh Bawaslu ke KPU yaitu meminta KPU untuk menetapkan satu tempat pelipatan SS sehingga pengawasan dilakukan secara efaktif,

” Surat keberatan dari Bawaslu tidak diakomodir karena KPU menjalanakan sesuai apa yang sudah mereka putuskan dari KPU Provinsi maka pelipatan SS tetap dilakukan di empat lokasi, sudah keputusan KPU Provinsi dan KPU Halbar,” Ungkap Ketua Bawaslu Halbar Alwi Ahmad ketika dikonfirmasi di ruang kerjannya, Jumat (29/3/2019).

Alwi menjelaskan. surat keberatan yang tidak diterima oleh KPU itu, kemudian KPU membalas surat keberatan Bawaslu yang menerangkan bahwa surat keberatan dari Bawaslu telah dikoordinasikan ke KPU Provinsi dan KPU Provinsi mengarahkan KPU Halbar tetap melaksanakan sortir atau pelipatan SS, lain dari itu KPU halbar selalu berkoordinasi dengan Bawaslu dan pihak Kepolisian,

” Kita hanya bisa menyampaikan ke KPU Halbar tentang keberatan, tapi kemudian diindahkan atau tidak itu menjadi kewenagan KPU,” Katanya.

Alwi juga mengaku, pelipatan SS sudah memasuki tiga hari ini belum dirangkulkan hasil secara total, sehingga soal kerusak kertas suara belum diketahui. Nannti semua sudah selesai baru kita menyampaikan berapa jumlah SS yang rusak, karena pelipatan SS diberikan waktu selama seminggu, jadi kalau sudah ada laporan nanti kita sampaikan lagi,” Jelasnya. (Bur)

Komentar