oleh

Bawaslu Halsel Diduga Lindungi Adi H. Adam

-POLITIK-43 views

TERNATE, Lintasmalut.net – Badan Pengawasan Pemilihan Umu Bawaslu Halmahera Selatan (Halsel) diduga lindungi sala satu Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pada pemilu 2019 dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Nomor Urut 2 Dapil dua Makian Kayoa, Adi H Adam.

Pasalnya Adi H.Adam yang juga selaku Bacaleg dilantik Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba pada kamis (15/11/2018) lalu sebagai Badan Pengawas (BP) Badan Usaha Milik Daera (BUMD) pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Halsel.

Hal ini melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, tentang Pemilu, sebab Bakal calon legislatif (bacaleg) yang statusnya sebagai pejabat di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dilarang, serta bila dia seoranh pejabat harus mundur dari jabatannya, karena salah satu syarat yang wajib dilengkapi bacaleg yang berpropesi sebagai BUMD dan BUMN adalah bukti surat pengunduran diri.

Larangan tersebut termuat dalam pasal 182 huruf k dan pasal 240 ayat 1 huruf k undang-undang (UU) nomor 7 tahun 2017 mengenai Pemilu, pegawai BUMD dan BUMN serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara yang maju sebagai bacaleg harus mengundurkan diri.

Sementara Ketua Devisi Hukum Bawaslu Halsel Asman Jamil ketika di konfirmasi Media ini lewat WahatsAp jumat (7/21/2018) pihaknya tidak mau menjawab, bahkan ketika ditanya soal status Adi H.Adam selaku Bacaleg dan juga pejabat di PDAM,

Namun sayangnya Ketua Devisi Hukum Asman Jamil ketika dikonfirmasi pihaknya langsung matikan Hand Phone dan langsung memblokir WahatsAp, atas inilah Bawaslu Halsel diduga kuat melindungi Adi H.Adam selaku Bacaleg dan pejabat PB PDAM Halsel.

Tindakan yang dilakukan Ketua Devisi Hukum Asman Jamil diduga kuat melindungi dan secara sengaja menutupi Status Bacaleg Adi H.Adam seharusnya Bawaslu mendiskualifikasi saudara Adi H.Adama karena telah melanggar ketentuan dan larangan Pemilu.(mtg)

Komentar