oleh

Berkas Pemohon Perseorangan Jaya-Aja Ditolak Bawaslu Halsel

LABUHA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menolak berkas pendaftar Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) perseorangan Bupati dan Wakil Bupati, Jaya Lamusu bersama Ali Jaidun (Jaya-Aja).

Pembacaan putusan dengan Nomor Register 01/PS/32.04/II/2020 itu dikatakan langsung oleh Ketua Bawaslu Halsel, Kahar Yasim saat sidang lanjutan penyelesaian hasil sengketa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 diruang sidang Kantor Bawaslu, Selasa (10/3/2020).

“Majelis musyawarah berwenang memeriksa dan memutus permohonan Pemohon. Tenggang waktu pengajuan permohonan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Kahar.

“Permohonan Pemohon tidak memenuhi kualifikasi sebagai objek sengketa proses pemilihan. Eksepsi Termohon sebagian beralasan menurut hukum. Kemudian, Permohonan pemohon tidak memiliki alasan hukum yang cukup untuk dikabulkan,” sambungnya.

Penilaian itu tertuang didalam UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan Pemerintah. Pengganti, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan Pemerintah. Pengganti, UU Nomor 1 Tahun 2014  tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

“Dalam pokok perkara menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya. Demikian diputuskan dalam rapat pleno Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan,” titip Kahar.

Untuk diketahui, hadir dalam sidang kali ini dari pihak pemohon adalah Jaya Lamusu didampingi oleh Kuasa Hukumnya, Jusman Arifin.

Sementara dari pihak termohon yang hadir empat Komisioner KPU Halsel, Darmin H. Hasyim, Yaret Colling, Halid A. Radjak, M. Agus Umar serta Kuasa Hukum Hendra Kasim. (BR)

Komentar