oleh

Berstatus TSK, Bupati Didesak Copot Jabatan Kadis Pendidikan Kepsul

-HUKRIM-212 views

SANANA, LM – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kepsul, Rifai Haitami resmi menyandang status sebagai tersangka (TSK) dalam kasus dugaan tindak pidana pengancaman kekerasan melalui media elektronik yang ditetapkan oleh Polres Kepulauan Sula ( Kepsul ).

Menyikapi hal itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM ) STAI Babussalam Sula, Raski Soamole mengatakan Rifai Haitami yang saat ini menjabat sebagai Plt. Kadis Pendidikan Kepsul seyogyanya harus mundur dari deretan Pejabat agar dapat mengikuti proses hukum yang sementara dihadapi.

”Harusnya pak kadis bisa elegan untuk mundur dari jabatannya untuk bisa focus menghadapi masalah hukum yang menerpa dirinya”, ujar Raski Soamole kepada wartawan, Rabu (1/9/2021).

Menurut Riski, marwah birokarasi di Kepsul harus dijaga agar bidang Pendidikan dapat berjalan dengan baik, sebab Kepala Dinas Pendidikan merupakan contoh kepada tenaga Guru dan para Kepala Sekolah.

“Setelah Guru dan Kepala Sekolah itu ada di Kepala Dinas Pendidikan, tidak elok jika seseorang yang menjadi Ikon di bidang ini malah berstatus tersangka pada dugaan perbuatan pidana,” tuturnya.

Sementara itu, Keluarga korban pengancaman berharap proses hukum dapat ditegakan tanpa memilih kasih serta jabatan yang disandang oleh tersangka harus dicopot.

”Kami berharap Hukum bisa ditegakkan dan diterapkan secara adil, terkait status TSK dan saat ini sudah P-21 berkas perkaranya, semoga Bupati Kepsul bisa bijak melihat persoalan ini, dengan di Nonaktifkan tersangka dari jabatannya, sehingga bisa lebih konsen terhadap permasalahan Hukum yang tengah dihadapinya saat ini”, ujar Eben Sapsuha.

Penyidik Polres Kepulauan Sula yang dikonfirnasi terkait kasus ini mengatakan berkas dari tersangka dianggap sudah lengkap dan akan diserahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Sanana.

”Berkas Perkara sudah dinyatakan lengkap atau P-21 dan dalam waktu dekat akan dilakukan Pelimpahan atau Tahap II, namun terkait penahanan, setelah Tahap II itu menjadi kewenangan JPU silahkan nanti ditanyakan langsung”, ujar penyidik, Yusri saat di konfirmasi. ( RL )

Komentar