oleh

BMKG Maluku Utara Meminta Warga Agar Waspada

TERNATE, Lintas Malut-  Pukul 18.00 -01. 00 WIT.ketenggian gelombang air pasang surut di perairan maluku utara yang mencapai 1,1 meter, dari data pasang surut untuk tanggal 29 Oktober 2018 pasang maksimum nya memang terjadi jam 18.00 – 01.00 WIT dengan ketinggian gelombong pasang 1.1 meter.dan juga kebetulan angin di wilayah Perairan Maluku Utara masih cukup kencang jadi berpengaruh terhadap tinggi gelombang.

di harapkan kewaspadaan terhadap tinggi gelombang air pasang surut untuk beberapa waktu ke depan”.ungkap Kapala perwakilan BMKG Kota Ternate Fahmi Bachdar.

Lanjutnya berdasarkan hasil analisis sementara terdapatnya adanya tropikal Storm “FRAMI” 999 Hpa dengan Kecepatan maximum 45 Kt (90 Km/Jam) di bagian samudra pasifik dan Timur laut philipina. Oleh karena itu, Sirkulasi siklorik di wilayah peraitan bagian selatan hingga samudarapasifik timur phlipina serta adanya belokan angin di wilayah Provinsi Malut.

Hal ini berdampak di sebagian wilayah Provinsi Malut yang berpotensi terjadinya angin kencang dan berdampak pada gelombang tinggi di samudra pasifik Utara Halmahera, perairan Utara Halmahera, perairan barat halmahera , dan jalur penyebarannya, laut Ternate, Laut Batang dua, laut bitung, dengan ketinggian singnifikan, mencapai 1,1sampai 2.5 Meter. BMKG Kota Ternate Melaui memperkirakan hingga beberapa hari kedepannaya berpotensi tinggi gelombang dengan angin” ungkapnya.

”Kami menghimbau khususnyakepada Masyarakat penguguna akses transportasi jalur laut di bidang Pelayaran agar lebih berhati hati dalam beraktifitas sebab dalam rentang waktu tiga hari kedepannya diperkirkan terjadinya angin dan gelombang laut.

Dan sangat di harapkan untuk selalu mengikuti informasi yang diberikan oleh BMKG dan juga instansi terkait yang telah melakukan kerja sama dengam BMKG, “Tutupnya.

Sumber : Lintasmediacyber.com

Komentar