oleh

Bumdes Nggele Berhasil Genjot PADes

BOBONG – Pemerintah Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang didirikan pada tahun 2017 lalu membuahkan hasil yang cukup signifikan. Pasalnya, anggaran Bumdes yang dikelola berhasil meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) pada tahun 2020 ini.

Kepala Desa Nggele, Aziz menjelaskan tahun 2017 akhir Bumdes Nggele sudah dibentuk walaupun dana yang dikucurkan tergolong kecil namun dengan niat untuk memperbaiki taraf ekonomi masyarakat setempat maka perlu dilakukan upaya apapun dilakukan.

” Bumdes berdiri diakhir tahun 2017 sehingga dana yang disediakan juga seadanya saja, sebab Bumdes dianggarkan pada tahun 2018. Meski anggaran seadanya, Bumdes mampu bergerak di sektor kios Grosiran, penyediaan sound sistem, saluran air Bersih, alat alat tani dan nelayan. Jadi kalau warga mau pinjam, mereka hanya bayar 10 ribu perhari. Terserah mau pakai untuk pameri (memaras rumput) di kebun mereka atau mereka juga dapat sewa memaras kebun milik warga lain, ” jelasnya kepada wartawan, Rabu (11/03/2020).

Diakui Aziz, Kehadiran Bumdes mampu memberikan dampak positif yang cukup besar kepada masyarakat di Desa bahkan berdampak pula bagi Pemerintah Desa Nggele sebab anggaran yang diberikan oleh Negara maupun Daerah tidak dihabiskan begitu saja melainkan menambah anggaran beruapa PADes yang nantinya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat di Desa.

“Bukan hanya mendatangkan PADes, tetapi tujuan dari Bumdes yang sebenarnya dapat menyentuh langsung kepada masyarakat. contohnya, kita siapkan kios grosir sembako di Desa sehingga pedagang di Desa tidak lagi belanja barang Grosir di luar Desa, sebab penerapan harga barang grosir sama dengan di kota Luwuk ( Sulawesi Tengah) maupun Kota Bau-bau (Sulawesi Tenggara),” jelasnya.

Selain sembako, Bumdes Nggele juga bergerak pada jasa hajatan yakni Sewa sound System, Tenda, dan kursi dengan harga yang relatif murah sehingga dinilai mampu membantu masyarakat di Desa, sebab sebelumnya masyarakat yang hendak melakukan hajatan harus menyediakan anggaran yang cukup besar.

“Masyarakat yang mau menggelar hajatan, sebelumnya mereka sewa di Bobong dengan harga mencapai 3 jutaan, namun di Bumdes harga relatif lebih murah dua kali lipat. Jadi dengan bumdes selain masyarakat bisa terbantu secara langsung, juga ada nilai lebih berupa PAD tadi, ” tuturnya.

Atas keberhasilan mengelola Bumdes, Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu tahun anggaran 2020 melalui Dinas Perhubungan akan memberikan bantuan kepada Bumdes Nggele berupa satu unit mobil untuk terus memacu pertumbuhan ekonomi di Desa tersebut.

“Tadinya hanya beberapa badan usaha, itu dulu yang dikembangkan. Namun, dinilai ada peningkatan maka kita diapresiasi oleh Pemda Taliabu sehingga ada bantuan yang masuk berupa satu unit mobil dari Dinas perhubungan. Jadi alhandulillah, PAD kita sekarang sudah mencapai 10 juta per laporan, bersih diluar gaji 11 orang pengelola Bumdes. kita juga menunggu pembinaan dari Pemerintah Daerah mengenai tata cara pengelolaan administrasi keuangan, serta bagaimana cara meningkatkan lagi Usaha -usaha yang lebih straregis lagi agar PAD semakin meningkat,” tutupnya. (SB)

Komentar