oleh

Bupati Danny Missy Lepas 90 CJH

90 CJH asal Kabupaten Halmahera Barat (Foto:Jojo/lintasmalut.co.id)

JAILOLO – Bupati Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy resmi melepas 90 orang Calon Jamah Haji (CJH), acara pelepasan tersebut dipusatkan di depan Masjid Raya Sigi Lamo, Kecamatan Jailolo, Selasa (9/7/2019).

Turut hadir Bupati Halbar Danny Missy, Wakil Bupati Halbar Ahmad Zakir Mando, Sekda Syahril Abdul Rajak, Pimpinan dan Anggota DPRD Halbar, Forkopinda Halbar, Danyon Raider 732 Banau, Para Asisten dan Pimpinam SKPD Halbar, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakamenag) Halbar.

Kakamenag Halbar H. Idris saat membacakan laporanya menyampaikan, berdasarkan surat keputusan Gubernur tentang penetapan kuota haji kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut) tahun 1440 hijriah. Halbar memberoleh kuota sebanyak 68 orang, seiiring dengan kebijakan pemerintah arab saudi yang telah memberikan tambahan kuota untuk indonesia dimana Provinsi Malut memperoleh tambahan kuota sebanyak 2041 orang dan berdasatkan SK gubernur malut nomor : 360/KPTS/MU/2019 tentang perubahan SK Gubernur nomor : 208/KPTS/MU/2019 tentang penetapan kuota haji Kabupaten/Kota, maka Halbar bertambah sebanyak 22 orang.

“Sehingga total jamaah haji halbar sebanyak 90 orang yang terdiri dari kecamatan Jailolo 51 orang, Jailolo Selatan 13 orang, Sahu 14 orang dan Ibu 12 orang, dari jumlah tersebut laki-laki 50 orang dan perempuan 40 orang. Sementara usia tertua 90 tahun atas nama Adema Jumati asal desa jalan baru dan yang termuda 31 tahun atas nama Fandi Sanusi asal desa gufasa,”katanya.

“CJH asal Halbar yang telah berangkat ke Ternate menggunakan Kapal Nusantara Jaya hari ini, setiba di Ternate akan menginap di Hotel Batik yang ditanggung oleh Pemda Halbar. Setelah itu pada Rabu (10/7) CJH Halbar yang tergabung dalam kloter 7 akan bertolak ke Emberkasi Makasar menggunakan pesawat Lion Air,”tambahnya.

Terpisah, Bupati Danny Missy saat menyampaikan sambutannya menyatakan, Ibadah Haji merupakan rukun yang ke lima dan menjadi kewajiban semua Umat Islam yang mampu untuk melaksanakan kemampuan yang dimaksud bukan hanya segi materi belaka, akan tetapi meliputi keimanan maupun ketaqwaan sebagai seorang hamba Allah.

“Saya harapkan para CJH bisa menjalankan ibadah dengan baik dan terpenuhi segala rukun dan wajib, sehingga nantinya bisa menjadi Haji yang Mabrur,”tuturnya.

Bupati juga mengikatkan kepada pendampin CJH yang ditugaskan agar tetap amanah menjalankan tugas. Sebab, menjadi petugas pemdamping Haji jangan diartikan sebagai hadia, melaikan amanah yang harus di jalankan dengan baik. Oleh karena itu, pendamping Haji harus memahami dan menyadari bahwa tugasnya memiliki konsekuensinya dalam tanggungjawab besar.

“Kenyamanan para CJH dalam menjalankan ibadah haji, pendamping haji harus mengutamakan pelayanan kepada CJH dari pada kepentingan pribadi. Jadi tolong antar CJH kita dari Halbar ke tanah suci hingga kembali ke Halbar dengan selamat,”harapnya. (Jojo)

Komentar