oleh

Bupati Danny Panen Padi Bersama Kelompok Tani Dolous

JAILOLO – Bupati Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy bersama Forkopimda Halbar di dampingi OPD serta Camat Jailolo melakukan panen padi bersama kelompok tani Dolous di Desa Hoku-Hoku Kie, Kecamatan Jailolo, Senin (18/11).

Ketua kelompok tani Dolous, Tjhony Tjira menyampaikan, panen padi ini dengan luas lahan sekitar 22 hektare dan kelompok tani Dolous bukan hanya melakukan penanaman padi tetapi ada lahan 5 hektare yang dikembangkan untuk menanam jagung.

“Untuk diketahui bahwa luas panen hasil tanam di 2019 seluas 22 hektare dan disini juga ada pengembangan jagung seluas 5 hektare,” ungkapnya.

Tjhony berharap, Pemda Hallbar agar membenahi lokasi yang ada sehingga lebih baik lagi. “Kami harapkan kepada Bupati agar lokasi disektir ini yang belum terbenahi kedepan bapak bisa memprogramkan untuk membenahi lagi,” harapnya.

Sementara itu, Bupati mengatakan, dirinya merasa bersyukur kepada kelompok tani karena memanfatkan lahan kosong untuk menanam padi.

“Saya mengapresisasi kepada kelompok tani Dolous yang suda memanfaatkan lahan kosong untuk lahan sawa yang saat ini kita panen bersama,” ucapnya.

Bupati mengaku, suda menggerakan Perusda untuk mengambil hasil panen tani yang ada di Halbar, dan hasil panen disetiap Desa harus diberi tanda Cap.

“Saya suda menggerakan Perusda untuk mengambil hasil panen tani disetiap Desa, karena ini difasilitasi Pemda dan harus disetiap hasil panen yang ada di Desa itu dicap. Saya ingin menunjukan hasil panen tani sawa di setiap Desa di Halbar ke Provinsi Malut,” ujarnya.

Bupati juga menghimbau kepada kelompok tani agar memikirkan hasil masuknya dan jangan hanya memikirkan hasilnya untuk di makan.

“Kalian yang kelompok tani yang punya sawa, jika waktu panen harus kita memikirkan pemasukannya. 22 hektare lokasi sawa yang di panen itu hasilnya 5 ton, maka 5 ton itu hasil duitnya 1,1 miliar berarti ini untuk keuntungan kelompok tani, ini suda menunjang pendapatan ekonomi masyarakt,” imbuhnya.

Menurutnya, mainset kelompok tani harus dirubah agar hasilnya panen kedepan bisa meningkatkan ekonomi petani. “Ini harus saya ruba mainset kelompok tani agar kedepan bisa menunjang ekonomi mereka,” ungkapnya

Bupati berharap kepada Kadis Pertanian agar terus mengawal kelompok tani di Halbar untuk menjadikan kesejahtraan petani dan diitargetkan 2021 menjadi lumbung padi dan bisa sampe kemana-mana.

“Kadis pertanian harus terus mengawal kepada petani yang ada di Halbar untuk meninngkatkan ekonomi masyarakat di Halbar. Semoga ini menjdi langkah maju bagi kita semua.” harapnya.

Usai panen bersama dilanjutkan dengan penyerahan alat pertanian oleh Bupati kepada Kades Hoku-hoku Kie. (BAF)

Komentar