oleh

Bupati Frans Manery Resmi Buka Festival Wonderful Halmahera Utara

TOBELO — Bupati Kabupaten Halmahera Utara, Frans Manery membuka kegiatan Festival Wonderful Halmahera Utara 2019, di pelabuhan Konteiner Tobelo, Rabu (07/08/2019).

Seremoni pembukaan Festival Wonderful Halut diwarnai dengan pementasan pegelaran seni budaya dari sanggar seni Dabiloha pimpinan Yesaya Banari.

Festival Wonderful Halmahera Utara yang menjadi agenda rutin dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata, dihadiri Perwakilan dari Kementerian pariwisata RI, Itok Parikesit, Kepala Bidang Wisata Bahari, Staf ahli Gubernur Maluku Utara, bidang Kemasyarakatan dan SDM. Darwis Pua, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Halmahera Utara, Cristina Lesnusa, Wakil TP PKK  Rahmawaty Suling, unsur Forkopimda,  Sekretaris Daerah Fredy Tjandua para tamu dan undangan lainnya.

Bupati Halmahera Utara, Frans Manery mengatakan, Pelaksanaan Festival Wonderful Halmahera Utara tahun 2019 ini pada intinya
bertujuan mengangkat potensi dan kekayaan budaya pesona alam Kabupaten Halmahera Utara, yang perlu dilestarikan, dikembangkan dan dilindungi.

 ”Selain itu, juga harus mempromosikan seni budaya dan keragaman potensi alam Halmahera Utara yang belum tergali secara keseluruhan,” kata Bupati.

Menurut bupati, pada Festival Wonderful Halmahera Utara yang lalu, telah bersama sama mensosialisasikan dan terus mempromosikan Tanjung Bongo sebagai obyek wisata Halmahera Utara disertai dengan pertunjukan seni budaya Halmahera Utara.

“Kesemuanya dipandang patut diberikan apresiasi, karena selama ini telah dengan giat kita melakukan promosi sampai ke mancanegara,” ujarnya.

Bupati menambahkan Seni budaya yang ditampilkankan melalui event ini, diharapkan dapat lebih dikembangan kebudayaan lokal sebagai jati diri serta potensi sumberdaya alam sebagai aset daerah maupun bangsa yang perlu dikembangkan dan didayagunakan.

” Dalam mempertahankan dan menggali kekayaan seni budaya serta potensi wisata alam Halmahera Utara, maka kesemuanya harus kita lestarikan dan kembangkan secara berdaya saing,” katanya.

Bupati mengingatkan bahwa disamping gencar melakukan promosi-promosi objek wisata yang ada, perlu juga memperhatikan betapa nentingnya akan Hak atas Kekayaan Intelektual yang selama ini mungkin belum diperhatikan dengan baik.

 “Saya harapkan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Utara untuk bekerjasama, mendata dan sekaligus mendaftarkan Karya-karya Intelektual yang ada ke Kemenkum HAM, karena dengan sejak dini kita daftarkan, serta lindungi hasil karya seni Intelektual yang ada, maka kita telah peduli untuk menyelamatkan hasil karya Intelektual kita dari pengakuan individu, kelompok, bangsa atau Negara yang lain,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Fredy Tjandua mengatakan kegiatan Festival Wonderful Halmahera Utara tahun 2019 ini merupakan kelanjutan dari sebelumnya.

 “Sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan timur Indonesia wajib untuk melaksanakan atraksi wisata baik alam, budaya maupun sejarah/buatan sebagai daya tarik,” jelasnya.

Fredy Tjandua yang juga Sekda Halut menjelaskan, Festival Wonderful Halmahera Utara, merupakan kalender event tetap yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka mempromosikan dan mengembangkan destinasi wisata Halmahera Utara sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Timur Indonesia untuk mendatangkan wisman dan wisnus sebanyak banyaknya.

 “Tahun 2019 merupakan tahun kedua dilaksanakannya Festival Wonderful oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata sebagai pelaksana teknis kegiatan,” ujarnya.

Ia menambahkan sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan Timur Indonesia, sudah saatnya Halmahera Utara berbenah dan mempersiapkan destinasi dengan tidak hanya mengandalkan pesona alam saja, namun menyiapkan atraksi budaya dan event pariwisata untuk menaikan tingkat lama tinggal di Kabupaten Halmahera Utara serta menyiapkan infrastruktur standar.

”Harapannya setelah terselenggaranya event Festival Wonderful Halmahera Utara, maka fasilitas standar yang memadai bisa terbangun dan kesadaran masyarakat akan pendapatan dan ekonomi baru dapat tumbuh dan meningkat,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Bidang Wisata Bahari, Kementrian Pariwisata, Itok Parikesit, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Wonderful Halmahera Utara.

 “Kami menyambut baik di gelarnya festival ini, semoga kegiatan ini akan terus menerus di gelar, dan tentunya kami dari kementrian Pariwisata sangat berharap dengan di gelarnya Festival wonderful Halut dapat meningkatkan jumlah kunjungam wisatawan di Kabupaten Halmahera Utara, “ kata Itok Parikesit.

Ia menyarankan agar Festival Wonderful Halmahera Utara, dimasukan dalam Calender of Event Kementerian Pariwisata,” kalau sudah masuk dalam agenda nasional tentunya sangat berdampak secara ekonomi bagi masyarakat Halmahera Utara,” katanya.

Seperti diketahui, sesuai agenda, kegiatan Festival Wonderful Halmahera Utara digelar mulai pada 07 hingga 17 Agustus2019, menampilkan 8 mata lomba, diantaranya, Lomba Perahu Kora-kora , Perahu Hias, Mancing Mania, Tretlon (Renang, Sepeda Lari), Cakalele dan Tide-tide (Tingkat SD dan SMP), Balap Sepeda (Tingkat SD dan SMP), Lomba Yanger, dan Goyang Tobelo.

Sumber : Halmaheraraya.com

Komentar