oleh

Dana BUMDES Desa Wokajaya Wasilei Diduga Raib

MABA, Lintasmalut.net – Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Wokajaya Kecamatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) diduga kuat dikorupsi Mantan Kepala Desa Wokajaya Ali Togubu.

Atas dugaan ini karena tidak ada program serta kegiatan apa pun dilakukan BUMDES sementara Alokasi dana BUMDES sebesar Rp.115,000,000 juta melalui Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Haltim Tahun Anggaran 2017 lalu.

Kecurigaan mencuat ketika warga tidak melihat adanya program serta tidak sesuai dengan aturan yang telah di tentukan Pemerintah Kabupaten, pasalnya mulai dari kantor dan programnya tidak ada yang dilakukan BUMDES.

Mantan Kepala Desa Wokajaya Ali Togubu, ketika ditemui Lintas Malut Rabu (12/12/2018) mengakui hal tersebut, “BUMDES itu semasa saya menjabat memang saya alokasikan angaranya pada 2017 lalu sebesar Rp 115 juta sempat macet di karenakan Iksan Guanane mengundurkan diri dan digantikan, Asip Togubu yang merupakan kakak saya, dan sementara ini di kelolah bentuk simpan pinjam,”ujar Ali.

Dia juga mengakui angaran BUMDES tersebut, digunakan oleh Ibu-Ibu PKK saat mengikuti perlombaan Desa di tingkat Kabupaten, dengan total penggunaan angaran BUMDES sebesar Rp.70 juta. Namun sampai sekarang belum dikembalikan

Berdasarkan hasil penyulusuran Media ini ternyata ketua PKK Desa Wokajaya yang telah menggunakam dana BUMDES dan hingga kini tidak dikembalikan adalah isteri dari mantan Kades Wokajaya Ali Togubu.

Atas persoalan ini Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Perjuangan Kerakyatan Ekonomi Halmahera Timur (GERPOLEK_HALTIM) Arju Onga, menegaskan, “setiap penyalah gunaan uang rakyat harus di proses, ini merupakan pelanggaran serius, Kami akan mempersiapkan berkas laporan untuk mengajukan ke penegak hukum, sembari berkata, “kami sangat geram,” tegas Arju saat ditemui media ini.

Dia juga mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut, agar segera memanggil saudara Ali Togubu selaku Mantan kepala Desa Wokajaya untuk di periksa terkait dengan penyalah gunaan anggaran BUMDES.

“bahkan Mantan kepala Desa Wokajaya dengan sengaja melangar undang pasal 28 tahun 1999 dan pasal 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi,” tandas Arju.(Jr)

Komentar