oleh

Desa di Tikep Bakal Gunakan DD Cegah Virus Corona

TIDORE – Sesuai intruksi Presiden, Mentri Keuangan dan Kemendes terkait penanggulangan pencegahan virus Corona (COVID-19), Dana Desa (DD) bisa digunakan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Tidore Kepulauan Abdul Rasid AW. Umar mengatakan, Pemda sudah melakukan rapat dengan DPRD Tikep pada Kamis (26/3) dan sudah disetujui, sementara menunggu edaran Walikota.

“Sudah rapat kemarin dengan DPRD dan sudah disetujui, cuman kita sesuaikan dengan payung hukum, dan edaran Walikota sesuai dengan intruksi Presiden, edaran Mentri Keuangan dan Kemendes, sementara menunggu endaran Walikota mungkin senin (30/3) besok sudah ada dan langsung di bagikan ke Desa-desa,” katanya ketika dikonfirmasi via telepon, Minggu (29/3/2020).

Ko sapaan akrab Abdul Rasid AW. Umar menyebut, besaran alokasi DD yang di ploting perdesa belum bisa dipastikan dan itu tergantung kebutuhan masing-masing Desa.

“Terkait penggunaan DD dan alokasi DD untuk pencegahan COVID-19 perdesa belum bisa dipastikan, itu sesuai dengan tiap-tiap desa punya kebutuhan, kan beda-beda setiap desa ada masyarakat banyak dan ada yang tidak banyak tidak mungkin sama,” ujarnya.

Ko mengaku, untuk himbauan dan pengadaan alat cuci tangan di setiap kantor Desa sudah dilaksanakan. Namun langka-langka lain yang membutuhkan biaya sementara menunggu edaran Walikota.

“Kalau semacam alat cuci tangan di kantor desa dan himbauan untuk pencegahan sudah dilaksanakan, cuman langka-langka lain yang membutuhkan biaya itu kita masi menunggu edaran Walikota, berdasarkan edaran tersebut baru DD bisa digunakan,” ungkapnya.

Ko juga meminta kepada seluruh Pemerintah Desa agar dapat membahas dengan BPD terkait item mana yang akan dialihkan dalam perubahan APBDes untuk penanganan Covid-19. Selain itu, Pemdes juga tetap sigap dan stanby dalam melakukan pencegahan di tingkat desa, kemudian masyarakat agar jangan panik dengan isu-isu yang beredar di lingkungan sosial terkait penyebaran virus Corona dan lebih tenang menyikapi.

“Jangan panik dan mari kita sama-sama jaga diri sesuai intruksi WHO sebagaimana yang dituangakan dalam himbauan Walikota dan dilaksanakan di tiap desa, mulai RT sampai tingkat dusun dan para Kades juga agar memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk jangan dulu keluar daerah termasuk ke Ternate. Jadi kalau boleh lebih banyak di desa dulu,” imbuhnya.

Ia berharap, masyarakat khususnya Pemuda-pemudi di tiap Desa agar bersama-sama Pemerintah Desa untuk melawan virus Corona.

“Mari bersama-sama dengan Pemerintah melawan virus Corona. singkirkan dulu kesalahpahaman di Pemerintah Desa dan bersama-sama Pemdes untuk melakukan pencegahan Virus Corona ini,” harapnya. (Alan)

Komentar