oleh

Diduga Ada Praktek Ilegal, DPRD Halsel Minta Cafe Ditindak

Wakil Ketua DPRD Halsel, Asnawi Lagalante, SHi (Foto/Ivan/lintasmalut.co.id)

LABUHA – Adanya pengakuan dari tiga pemilik cafe beroperasi dalam suasana gempa ditanggapi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Selatan (Halsel).

Wakil Ketua DPRD Halsel, Asnawi Lagalante ketika dikonfirmasi wartawan media ini mengatakan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sudah punya peraturan Daerah (Perda). Nomor 8 dan 9 tahun 2006 tentang minumas keras dan prostitusi.

“Sebenarnya kita sudah punya perda tentang miras dan seterusnya. Kalau ada yg coba-coba langgar ya harus di tindak, “tegas Asnawi

Lanjut Anggota Dewan dua periode asal Kepulauan Joronga ini mengatakan, Cafe adalah tempat karoke dan lain-lain tentu punya izin itu artinya legal. “Tapi kalau ada praktek ‘Ilegal’ didalamnya harus di tindak, “pinta Asnawi (van)

Komentar