oleh

Diduga Gelapkan Dana Desa Kawasi Tahun 2017, Mantan Karteker Juhdan Bakal Ditahan Kejari Halsel

LABUHA , LM — Karteker kepala Desa Kawasi Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan, Juhdan (Duku) bakal di tahan oleh Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan karena yang bersangkutan diduga kuat melakukan penyelewengan dan penggelapan Dana Desa tahun 2017 Ratusan juta rupiah.

Selain mantan karteker Kades Kawasi Juhdan (Duku), kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel juga bakal melakukan penahanan terhadap mantan karteker Kades Kawasi tahun 2016, Frans Datang yang sekarang masih menjabat sebagai sekretaris Desa (Sekdes) Kawasi Kecamatan Obi. sebab yang bersangkutan pada saat menjadi kerteker tahun 2017 melakukan pencarian Dana Desa ratusan juta rupiah namun Dana Desa yang di cairkan tersebut diduga di selewengkan.

Mantan Bendahara Desa Kawasi kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan, tahun 2017 Haya, pada saat di konfirmasih wartawan belum lama ini, mengaku Dana Desa yang dicairkan tersebut pihaknya tidak mengetahui besarannya, dan setelah Dana Desa dicairkan di Bank, langsung diambil oleh mantan karteker Desa kawasi, Juhdan (Duku).

Haya mengaku Dana Desa tahun 2017 yang Ia dicairkan, dirinya tidak tau digunakan untuk belanja atau kegiatan apa, sebab dirinya hanya difungsikan sebagai Bendahara pencairan di Bank saja.

“Karteker Juhdan (Duku) menunjuk Bendahara Desa (orang lain) di kawasi yang difungsikan sebagai juru Bayar di Desa kawasi,” akunya.

Rencana penahanan terhadap Dua orang mantan karteker Desa Kawasi masing-masing karteker Desa kawasi tahun 2016 Frans Datang dan mantan karteker Kades Kawasi tahun 2017 Juhdan (Duku) ini disampaikan Kepala Kejaksan Negeri (Kejari) Halsel Kristian Ratu Anik, kepada wartawan media ini melalui saluran teleponnya, Jumat (09/11/2018).

“Kami sudah layangkan surat kepada Inspektorat Kabupaten Halsel untuk meminta LHP tahun 2016 dan 2017 untuk beberapa Kades diantaranya LHP dua Kades Kawasi Frans Datang dan Juhdan Duku, dan keduanya tinggal menunggu Audit jika hasil auditnya sesuai dengan hasil pemeriksaan kita maka keduanya langsung dilakukan penahan oleh kejaksaan Halsel, Jadi kami sedang menunggu jawaban surat tersebut.” cetusnya.

Sementara, karteker kepala Desa kawasi Juhdan (Duku) dan Frans Datang saat di konfirmasi wartawan Jumat (09/11/2018) melalui telepon selulernya, pihaknya tidak menerima telpon wartawan.

Sumber : I- Malut

Komentar