oleh

Diduga Korupsi, Bupati Halteng Diminta Nonaktifkan Kades Pantura Jaya

Kepala Desa Pantura Jaya, Jamaludin H Jamali.

WEDA, Lintasmalut.net – Bupati Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Provinsi Maluku Utara (Malut), Drs Edi Langkara diminta agar segera memberhentikan Kepala Desa (Kades) Pantura Jaya, Kecamatan Patani Utara, Jamaludin H Jamali dari jabatannya, Rabu (6/2/2019).

Hal itu tertuang didalam surat istimewa yang akan diberikan kepada Bupati, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Inspektorat Halteng, nomor 001/FOR-MAS/II/2018, prihal pemberhentian kepala desa oleh Forum Masyarakat Pantura Jaya.

Didalam surat yang dikeluarkan pada tanggal 12 Oktober 2018 itu, terdapat tanda tangan dari sembilan aparatur Desa dan Lima anggota BPD Pantura Jaya.

Diantaranya, Abbas H Thalib (Sekdes), Kaur Pembangunan, Hairun H Kader. Kaur Pemerintahan, Asri Abdullah, Jais H Daot (Kaur Umum), Iksan Ishak (Seksi Pelayanan), Usman H Rahim (Seksi Pemberdayaan), Ali H Bakar (Kadus 1), Bahri Majid (Kadus ll), Saleh Masie (Kadus lll).

Kemudian disusul oleh lima anggota BPD Pantura Jaya yakni, Muhammad Jafar (Ketua), Mahmud H Ashad (Wakil Ketua), Muhlis H Talib (Sekretaris), Santun Marsaoly (Anggota), Hajija H Muhammad (Anggota).

“Lewat FOR MAS Pantura Jaya, kami bersepakat agar pimpinan kami (Jamaludin-red) segera diberhentikan. Sebab, setiap pencairan DD/ADD tidak ada kejelasan kepada masyarakat serta jajaran staf desa. Persoalan yang bersifat keuangan selalu tertutup dan dikerjakan oleh anaknya (Nasrudin-red),” kata mereka.

Sehingga, keempat belas orang itu berharap agar masalah ini dapat terselesaikan melalui jalur hukum, sesuai Undang-Undang yang berlaku.

Menurut mereka, masih banyak masalah di Pantura Jaya yang akan mereka sampai kepada para pengambil kebijakan dalam hal ini, Pemerintah Daerah, Polres, Kejaksaan Halmahera Tengah. (Wan).

Komentar