oleh

Diduga Masalah Keluarga, Rudi Eric Nekat Gantung Diri

MOROTAI, Lintasmalut.net – Dihadapkan berbagai masalah keluarga yang tak kunjung selesai Rudi Eric Milla (50) merasa Kecewa dan akhirnya bunuh diri dengan cara  mengikat leher dengan seutai tali dan menggantungkan diri di kamar tamu, tepatnya di Rumah Kepala Desa Hino yang merupakan Desa pemakaran dari Desa Buho-Buho kecamatan Morotai Jaya Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara. (1/12/2018) Pukul.8:30 Sabtu pagi.

 Rudi Eric, diketahui lahir di Ternate  23/08/1968 beragama Kristen Protestan itu, sebelum menggantungkan diri menulis surat ditujukan kepada sanak saudaranya di Desa Hino dan Desa Buho-Buho, dalam isi suratnya mengatakan

Ade,  kaka sudah tak bisa berpikir lagi, Kaka dihadapkan dengan masalah keluarga yang tak dapat di selesaikan Biarlah ini jalan yang kaka ambil dan cukup ade sekeluarga tahu, Istri Cendana, Sopi, dan Hapo kalau tanya bilang saja kaka sakit, kaka terlalu lama tinggalkan keluarga,  akhirnya semua terjadi, Nati Hubungi maitua (istri) di nomor Handphone yang satu, Ada kaka punya kartu dan surat-surat nanti kirim

Itulah merupakan pesan yang di tulis Rudi Eric Milla sebelum melakukan bunuh diri yang di tulis dalam selembar kertas HVS, menggunakan spidol sebelum melakukan bunuh diri.

Menurut keterangan yang diterima media ini, Rudi Eric Milla  baru tibah di desa Hino 2 bulan lalu, dari ternate, dan .e ginap di rumah kepala Desa, dengan tujuan untuk menjenguk keluarga yang ada Desa Hino dan Buho-Buho, Rudi Eric, juga merupakan orang yang pendiam dan baik, namun dalam kodisi fisiknya yang kurang sehat, di kabarkan Rudi Eric, sakit Gula.

Kronologisnya, korban di temukan keponakannya sendiri yaitu anak dari kepala desa atas nama Ling Ngato, “saya mau panggil untuk serapan pagi, saat sampai depan pintu dan ketika itu saya buka pintu melihat  korban sudah gantung diri, saya pun lari keluar sambil menangis histeris dan teriak panggil tetangga sekitar,”jelas Ling Ngato

Pada saat peristiwa Bunuh diri tersebut Kepala Desa saat itu tidak berada di Rumah karena pergi ke-kebun, sehingga dihubungi warga lewat via telepon saluler dan Kepala Desa pun tiba di rumah Pukul.10:00 wit. Barulah menghungi ke pihak Kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut serta dokter dari puskesmas Sangowo untuk memeriksa korban dan melepaskan tali yang terikat dileher korban. Pihak kepolisian dan pihak medis tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Pukul 12:44 Wit. (man)

Komentar