oleh

Diduga Termakan Buaya, Mayat Manopo Ditemukan Tidak Utuh

Korban Ditemukan Tim SAR Gabungan di Pesisir Pantai Desa Sidangoli Gam Dengan Kondisi Tidak Utuh (Foto:Bur/lintasmalut.co.id)

JAILOLO – Adipati Manopo (33) warga Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi tubuh tidak lengkap di Pantai Eks PT. Barito di Desa Sidangoli Gam, Kamis (02/05/19) siang tadi.

Kapolsek Jailolo Selatan, IPDA Joni Aryanto, membenarkan adanya penemuan mayat dengan kondisi tanpa kepala, kaki dan tangan di Muara Pantai Eks Perusahaan kayu PT. Barito itu.

“Kami bersama  tim gabungan Basarnas dan masyarakat setempat melakukan pencarian terhadap korban yang menghilang dari rumah sejak tanggal 28 April lalu, baru berhasil ditemukan  pukul 13.30 WIT dilokasi yang tidak jauh dari tempat korban  mencari ikan (pancing),” ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan, sebelum ditemukan, Manopo (korban) dilaporkan menghilangkan oleh Ibu angkatnya pada 29 April lalu, karena korban yang keluar dari rumah untuk mancing ikan disekitaran tempat kejadian sejak 28 April 2019.

“Karena  khawatir ibunya melaporkan ke Polsek, dari laporan tersebut saya bersama anggota,  Babinsa dan warga melakukan pencarian dilokasi yang biasa korban mancing, namun hanya ditemukan alat pancing (panah) korban,”jelasnya.

Lanjut Kapolsek, pada kamis (hari ke-4) pihaknya dibantu  Tim Gabungan Basarnas dan masyarakat Desa Domato melanjutkan pencarian disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil menemukan jenazah korban dalam posisi tersangkut di sela – sela pohon mangrove dengan kondisi yang tidak utuh lagi.

“Setelah ditemukan korban langsung di bawah ke Puskesmas Sidangoli untuk dilakukan visum, selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, berdasarkan kondisi korban, diduga meninggal akibat diterkam buaya,” tambanya.

Sementara Kepala Basarnas Ternate M. Arafah juga membenarkan, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian satu orang hilang saat mencari ikan di perairan Sidangoli dari hari selasa 30 April sampai kamis 2 Mei pada pukul 13.00 WIT, korban berhasil ditemukan di pinggir sungai pada posisi 0,78 km dari LKK dan pukul 15.20 WIT. Tim SAR Gabungan menyerahkan korban pada pihak keluarga. Selanjutnya, pukul 15.50 WIT operasi SAR dinyatakan ditutup.

“Tim Gabungan tersebut terdiri dari Basarnas Ternate, Lanal, Polairud Polda Malut, Babinsa Domato, Polsek Jailolo, Tim Kesehatan Puskesmas Sidangoli dan masyarakat Domato,”ujarnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Tim SAR gabungan atas kerja samanya,” ucapnya. (Bur)

Komentar