oleh

Dipicu Percikan, Kapal Pengangkut BBM Terbakar

TALO, Lintasmalut.net – Sekitar pukul 07.20 s.d 11.10 WIT, di Pelabuhan Talo, Dusun Tamping, Desa Talo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu-Maluku Utara diinformasikan telah terjadi Kebakaran Kapal KLM. Sinar Hidayat (Kapal pengangkut BBM) milik Hi. Muhamad Taeb alias Hi. La Sau, (yang mempunyai izin dari Pemda. Pulau Taliabu, PT. Taliabu Jaya Bersama) yang dinakhodai oleh, La. Andi Gau (Kapten Kapal KLM. Sinar Hidayat), selasa (27/11/2018).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, identitas Kru Kapal KLM. Sinar Hidayat yakni sebagai berikut ;

a. Nama : Andi Gau
-Umur : 35 Tahun
-Agama : Islam
-Alamat : Desa Bobong
-Pekerjaan : Kapten Kapal KLM. Sinar Hidayat.

b. Nama : La. Ode Rudin.
-Umur : 33 Tahun.
-Agama : Islam.
-Alamat : Desa Bobong.
-Pekerjaan : ABK. Kapal Kapal KLM. Sinar Hidayat.

c. Nama : Muh. Hidayat Nurdin
-Umur : 20 Tahun
-Agama : Islam
-Alamat : Kota Sanana Kabupaten Kepulauan Sula
-Pekerjaan : Kru Kapal KLM. Sinar Hidayat

Andi Gau (Kapten/ABK Kapal KLM. Sinar Hidayat) mengatakan Kapal KLM. Sinar Hidayat berlabuh atau sejak tanggal 20 November 2018 di Pelabuhan Talo, Dusun Tamping, Desa Talo, Kecamatan Taliabu Barat, setelah mengambil BBM dari Kabupaten Kepulauan Sula dengan jumlah total 48 Ton terdiri dari 38 Ton Minyak Tanah 10 Bensin Ton Jenis Premium, Kapal tersebut dengan Rute Kota Sanana, Kab. Kepulauan Sula ke Kota Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu untuk memenuhi kebutuhan BBM, namun pada saat kejadian Kebakaran tersebut Kapal tidak berisi BBM.
” Kronologi kejadian kebakaran tersebut yakni saat itu semua Kru KLM. Sinar Hidayat sedang bekerja untuk membersihkan Badan Kapal dan mengadakan service body Kapal dan mesin, tiba-tiba muncul api berasap dari dalam kapal tepatnya dalam kamar mesin dan rencana Kapal tersebut tidak beroperasi dikarenakan Kapal akan diservice, ” katanya.

Lanjutnya, api tersebut diperkirakan bersumber dari api yang berawal dari AKI 150 WAt yang bersentuhan dengan mesin kapal sehingga menyala api, kemudian di dalam kamar mesin masih ada tersisa minyak Solar 2 Drum untuk persediaan pemakaian Kapal KLM. Sinar Hidayat.

“Dengan terjadinya kebakaran tersebut Kru Kapal KLM. Sinar Hidayat tidak dapat memadamkan api tersebut dikarenakan terbatasnya alat pemadam kebakaran yang berada di KLM. Sinar Hidayat, sehingga tidak dapat menyelamatkan harta benda yang ikut hangus terbakar, ” jelasnya.

Jumlah dan jenis barang yang ikut terbakar berupa : Uang sebesar Rp. 81.000.000,- (delapan puluh satu juta rupiah), dengan rincian yakni, Rp.71.000.000,- uang milik Andi Gau (Kapten Kapal KLM. Sinar Hidayat), La. Ode Rudin sebesar Rp. 6.500.0000,- (enam juta lima ratus ribu rupiah) dan Muhamad Hidayat Nurdin Rp.3.500.000,- (tiga juta lima ratus ribu rupiah) serta 3 (tiga) Buah Handphone Pemilik Kru Kapal KLM. Sinar Hidayat.
“Untuk memadamkam Api para Kru Kapal mengambil air dari air laut dengan peralatan seadanya, ” tutupnya.(red)

Komentar