oleh

Dorong Infrakstruktur di Halbar, Pemprov Kucurkan Rp.80 Miliar

Pembukaan Musrembang RKPDHalbar tahun 2020 (foto:Bur/lintasmalut.co.id)

JAILOLO – Komunikasi dan koordinasi yang intens dilakukan oleh Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) akhirnya, Halbar dikucurkan anggaran kurang lebih Rp.80 miliar.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembanggunan Daerah (Bappeda) Provinsi Samsuddin Banyo, ketika menghadiri pembukaan Muswara Perencaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Halbar tahun 2020.

Samsuddin menyatakan, pelaksanaan Musrembang Kabupaten Halbar kemarin dihadiri beberapa Dinas teknis dari provinsi, ini menunjukan bahwa komitmen Pemprov, tetap memberikan dukungan kepada Pemkab Halbar dalam hal pembangunan infrastruktur, olehnya itu, program skala prioritas harus sinergi antara Pemprov dan Kabupaten/Kota,

“Untuk tahun ini, pemprov mengalokasikan anggaran Rp..54 miliar, untuk insfrastruktur jalan, Rp. 7 miliar lebih untuk kawasan pemukiman dan ada juga anggaran untuk perikanan dan pertanian, sehingga totalnya kurang lebih Rp.80 miliar yang akan masuk ke Halbar tahun ini,” Ungkapnya.

Samsuddin menuturkan, saat ini semua program sudah diinput melalui e-plening, makanya usulan program kegiatan tahun 2020 harus disampaikan lebih awal, sehingga bisa masuk dalam sistem. Samsuddin juga mengaku, rencana pembangunan pabrik minyak kelapa di Sidangoli, Pemprov siap memback up, sehingga program kegiatan tahun 2020 harus di sampaikan lebih awal oleh Dinas Pertanian, sehingga bisa masuk dalam sistem e-pleaning,

“Infrastruktur jalan Jano-Kedi Kecamatan Loloda, sudah masuk provinsi, sehingga tahun ini bisa dituntaskan,”Jelasnya.

Sementara Bupati Danny Missy dalam sambutannya menyampaikan, apa yang disamapikan kepala Bappeda Provinsi harus menjadi acuan bagi SKPD Halbar untuk menyusun Program kerja tahun 2020,

“Saya berharap kepada Kepala Bappeda Provinsi dan Gubernur Malut, agar anggaran tahun 2020, bisa sedikit naik dari Rp 80 miliar menjadi Rp 100 miliar,”Harap Danny.

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Halbar itu berharap, Musrembang tingkat kabupaten ini, akan diperoleh kesepakatan dalam merencanakan program-program pembangunan yang sifatnya strategis dan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan masyarakat di Daerah, agar program yang direncanakan dapat berdaya guna dan berhasil,

“Kesemuanya itu dapat terwujud dengan baik dengan koordinasi lintas sektor bukan hanya pada tahapan penyusunan rencana, namun sampai pada pelaksanaan rencana,”pungkas Danny. (Bur/PN)

Komentar