oleh

DPMD Taliabu Gelar Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten 2019

BOBONG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan rapat koordinasi Tim  Inovasi Kabupaten (TIK) Tahap I Tahun 2019 dan Program Inovasi Desa (PID) yang mengusung Tema “Melalui Rapat Koordinasi Kabupaten Kita Bangun Sinergitas Menuju Kemandirian Desa“.

Ketua Panitia Penyelanggara, Sukrin La Sanya mengatakan , PID merupakan bagian dari keseluruhan program yang diselenggarakan oleh Kemendes PDT dan Transmigrasi RI. Dimana, Pelaksanaan Rakor mencakup didalamnya Program lingkup Pembangunan , Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (P3MD).

“Program Pengembangan Ekonomi Lokal bahkan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM),” katanya saat membacakan laporan panitia pada pembukaan kegiatan tersebut di Aula Kantor Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, sekitar pukul 15.35 WIT, jumaat (26/7/2019).

Lanjut Sukrin , Rakor Tim Inovasi Kabupaten  merupakan upaya peningkatan  koordinasi serta pembinaan dan pengendalian pelaksanaan  terhadap seluruh tahapan  program dalam Dinas PMD. Sehingga,  penyebaran  informasi mengenai program dan capaian hasil pelaksanaan dapat disampaikan kepada para pihak pemangku kepentingan, sesuai implementasi UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Masyarakat.

“Pelaku program meliputi instansi lembaga pendukung program dari Pemerintah, swasta, LSM, Pendamping, dan Kader Desa secara berkualitas agar dapat meningkatkan produktifitas rakyat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan kemampuan sumber daya yang memiliki daya saing,” tuturnya.

Sukrin menjelaskan, PID hadir sebagai upaya untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi pembangunan desa. Hal ini juga, untuk merevalitasi peran pendamping dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan SDM serta infrastruktur Desa.

“Maksud dan tujuan Rakor tersebut yakni :

1) Melakukan pembinaan dan pengendalian, sosialisasi dan deserminasi produk kebijakan program.

2) melakukan revie tahapan perencanaan dan pengganggaran Desa Tahun 2019 menyangkut pengesahaan masalh atau kendala termasuk menyusun strategi replikasi inovasi dalam perencanaan dan penggaran Desa.

3) Merumuskan langkah pemecahan masalah selama pelaksanaan program di lapangan serta program  pengendalian dan Konsolidasi Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL),” jelasnya.

Peserta Rakor TIK  terdiri dari , Pokja PPID (10 orang), Pokja P2KTD (10 orang), Pokja TPID (8 orang), Pokja Pendamping Desa (9 orang), Pokja Pendamping Desa lokal (9 orang), Tenaga Ahli P3MD dan PID (6 orang).

Sementara itu, Wakil Bupati Pulau Taliabu, Ramli  menambahkan PID merupakan salah satu upaya Kemendes PPDT untuk meningkatkan Kapasitas Desa sesuai dengan Undang-undang No 6 Tahun  2014 tentang Desa dalam rencana mengembangkan Desa.  Rencana melaksanakan pembangunan Desa secara berkualitas agar dapat meningkatkan produksi rakyat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan pembangunan SDM yang memiliki daya saing.

“PID hadir sebagai upaya meningkatkan kualitas pemaanfatan Dana Desa dengan rujukan inovasi pembangunan,” tambah Wabup saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Dikatakan Wabup, Inovasi akan membuat perubahan besar bagi Desa, sumber data desa akan semakin bersaing. Infrastruktur akan lebih baik secara tidak langsung akan menggerakkan ekonomi di desa. Dimana, Pelaksanaan Rakor Tim Inovasi Kabupaten (TIK) merupakan bagian dari upaya peningkatan koordinasi pembinaan dan pengendalian pelaksanaan seluruh tahapan program dalam lingkup PPMD.

“Menyebarluaskan informasi program capaian dan hasil pelaksanaan kepada pihak pemangku kepentingan termasuk para pelaku implementasi UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa,” tuturnya.

Turut hadir pada kegiatan itu,  Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu, Gama Ashar , Plt. Kakesbangpol Pultab, Sunadi Buamona ,perwakilan dari Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Pokja PPID, Pokja P2KTD, Pokja TPID, Pokja Pendamping Desa, Pokja Pendamping Desa lokal, dan Tenaga Ahli P3MD. (red)

Komentar