oleh

DPR Gelar Rapat Paripurna Bahas RUU APBN 2022

-NASIONAL-35 views

JAKARTA, LM –  DPR RI menggelar rapat paripurna ke-2 masa persidangan I tahun 2021-2022. Rapat itu akan mendengarkan pandangan tiap fraksi atas rancangan undang-undang anggaran pendapatan dan belanja negara (RUU APBN) tahun 2022.

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta fraksi-fraksi memberikan masukan dan pandangan yang komprehensif terkait hal tersebut. Dia meminta APBN 2022 diprioritaskan untuk penyelamatan rakyat di masa pandemi ini.

“Agar APBN 2022 bisa digunakan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat, untuk penyelamatan rakyat dari pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/8/2021).

“DPR harus memberi dukungan terhadap peningkatan sektor kesehatan yang diupayakan pemerintah, sekaligus mengawal kebijakan penanganan pandemi dengan melakukan pengawasan-pengawasan di seluruh lini,” tambah Puan.

Puan mengingatkan kembali APBN 2022 harus responsif, fleksibel, dan adaptif, karena kondisi ketidakpastian masih sangat tinggi akibat pandemi COVID-19. Dia meminta DPR untuk melakukan pengawasan secara optimal.

“Kunci kebangkitan ekonomi adalah pemulihan kesehatan. Maka DPR berkewajiban melakukan pengawasan yang optimal, baik itu pada legislasi, anggaran serta pengawalan yang presisi terhadap kebijakan pemerintah, dengan mempertimbangkan kondisi yang masih serba belum pasti akibat pandemi,” ucapnya.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menambahkan usai mendengarkan pandangan fraksi pembahasan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya bersama pemerintah. “DPR akan mendengarkan pendapat fraksi tentang APBN 2022. Di mana setelah pandangan fraksi kita akan lanjutkan ke tahapan berikutnya bersama dengan pemerintah setelah paripurna,” ujarnya.

Dasco mengatakan rata-rata fraksi sudah menyatakan persetujuan atas RUU APBN 2022. Meski begitu, menurutnya masih ada dinamika di dalamnya sehingga dalam rapur nanti akan sekaligus memastikan dari pandangan tiap fraksi.

“Tentunya ada dinamika saya pikir walaupun tidak banyak tapi rata-rata fraksi menyatakan persetujuan walaupun bisa nanti mungkin masih ada masukan sana-sini dari fraksi fraksi untuk kebaikan kita semua,” tuturnya.

Sumber : Detikcom

Komentar