oleh

Dua PKM Lulus Agriditas, Dinkes Taliabu Bakal Usul 4 PKM Ke-Kemenkes

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu.Kutaisiyah (foto ist/Yanto)

BOBONG, Lintasmalut.net – Dua Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) Provinsi Maluku Utara (Malut) memperoleh akreditasi Madya dan akreditasi Dasar dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) kedua PKM tersebut diantaranya PKM Kecamatan Lede peroleh nilai akreditasi Madya, dan PKM Kecamatan Taliabu Barat peroleh nilai akreditasi Dasar.

Atas akreditasi tersebut kini Dinas Kesehatan Taliabu merencanakan tahun ini akan mengusulkan empat PKM di Taliabu untuk ikut dalam surfei akreditasi dari Kementrian Kesehatan,

“kemarin dalam surfei agriditas di Taliabu oleh pihak Kementrian Kesehatan, kami di Taliabu ada dua PKM lulus dengan nilai yang memuaskan, yakni PKM Kecamatan Taliabu Barat meraih nilai agriditas dasar serta PKM Lede memperoleh nilai agriditas Madya sehingga tahun ini, kami akan usulkan 4 PKM ikut dalam surfei akreditasi,”Ujar Kepala Dinas Kesehatn Pultab Kuraisiyah Marsaoly, kepada wartawan di ruang kerjanya selasa (19/02 2019).

Menurutnya, untuk memenuhi nilai terbaik pada agriditas di tahun 2019 ini, pihak Dinkes telah mengintruksikan kepada 4 PKM di Taliabu khususnya PKM Samuya, Nggele, Gela dan PKM Loseng, prioritaskan kesiapan, implementasi dan managemen pengelolaan serta program dan penataan adminstrasi, sehingga pada saat tim agriditas melakukan surfei dapat memberikan nilai terbaik,

“Kami yakin betul di tahun 2019 ini kami akan mendapatkan nilai terbaik, maka saat ini seluruh penataan managemen dan pengelolaan administasi juga implementasi program harus di tata dengan baik, agar bias menuai hasil yang memauskan”Ucapnya.

Disinggung dua PKM khususnya PKM Tabona dan Pecaado, dikatakanya bahwa, untuk PKM Tabona dan PKM Pencado saat ini baru teregistrasi di Kemenkes, selajutnya kisaran tahun 2020 akan ikut dalam surfei agriditas, dengan harapan bisa menuai penilaian agriditas dari pihak Kementrian Kesehatan,

“Yang pasti dua PKM ini juga akan di siapkan ikut dalam surfei yang di lakukan oleh tim Kemenkes, dengan harapan di tahun 2020 nantinya juga dapat terakreditasi dengan nilai terbaik,”Pungkas Kuraisiyah.

Sementara itu untuk di ketahui bahwa, surfei akreditasi merupakan hal yang paling penting, sebab akreditasi dari Kemenkes akan berdampak pada konsekwensi anggaran yang akan diberikan dan di kelolah oleh pihak PKM, baik itu melalui anggaran Pusat maupun Daerah, sehinggga dipadang penting oleh pihak PKM untuk dapat menyiapkan diri khususnya dari aspek managemen termasuk pengelolaan dan implementasi program.(As)

Komentar