oleh

FGD Gelar Dialog Penanganan Konflik di Maluku Utara

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) saat dialog public di Kedai Militansi (foto/ist/MG.1)

TERNATE, Lintasmalut.net – Focus Group Discussion (FGD) kembali mengadakan dialog public di Kedai Militansi, Kelurahan Ubo-Ubo kecamatan Ternate Selatan, Provinsi Maluku Utara, Kamis (28/2/2019) pukul 15:30.

Dialog publik yang di mediasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Unifersitas Khairun (BEM Unkhair) dan KNPI Propinsi Maluku Utara itu bertemakan ‘Penanganan Konflik Komunal Dan Penguatan nilai-nilai Demokrasi’.

FGD menghadirkan beberapa narasumber yakni, Dr Herman Oesman sebagai sosiolog Universitas Muhadiyah Maluku Utara, kandidat Doktor Asis Hasyim selaku akademisi Unkhair.

Kapolda Malut, Brigjen Pol Suroto dan Kapolres Kota Ternate AKBP Azhari Juanda juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat serta pandangan tentang konflik yang terjadi di Maluku utara.

Tak hanya itu, Kombes Pol Muhamad Nasihin bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama diwakili oleh Hasbi yusuf juga diundang sebagai berbicara penanganan konflik di Propinsi Maluku Utara.

Diskusi yang berlangsung selama kurang lebih enam jam itu, juga dihadiri oleh berbagai organisasi kemahasiswaan, baik di tingkat nasional maupun lokal.

“Tujuan dari kegiatan diskusi ini adalah salah satu bentuk usaha untuk meminimalisir konflik yang terjadi di Maluku utara,” ungkap Ketua DPD KNPI Malut, Thamrin Ali Ibrahim. (Mg.1)

Komentar