oleh

FMA Desak Bupati Danny Aktifkan Kades Tedeng dan Copot Julius Marau

JAILOLO – Forum Masyarakat Adat (FMA) Desa Tedeng, Kecamatan Jailolo mendesak Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy agar mengaktifkan kembali Kepala Desa (Kades) Tedeng.

Desakan itu disampaikan FMA Desa Tedeng saat menggelar aksi di depan kantor Bupati dengan menggunakan dua unit truk dilengkapi sound system, Selasa (22/10).

Massa menilai Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Bupati Danny Missy untuk memberhentikan Kades Tedeng sementara adalah cacat prosedur, karena apa yang disangkakan oleh Inspektorat Halbar terkait temuan pembangunan rumah adat adalah tidak benar. Faktanya rumah adat Wayoli di Desa Tedeng itu merupakan hasil patungan dari masyarakat.

“Kami menduga, SK penonaktifan terhadap kades itu ditanda tangani oleh kepala Inspektorat Julius Marau mengatasnamakan Bupati Danny, jadi kami meminta kepada Bupati segera mengaktifkan kembali Kades tedeng,” teriak Ketua FMA Donal Rizal Bunga dalam orasinya.

Massa juga menyapaikan lima sikap yang harus ditindak lanjuti diantaranya, Menolak SK pemberhentian Kades karena tidak sesuai dengan prosedur, Kepala DPM-PD harus dievaluasi, Bupati harus mencopot Julius Marau dari jabatanya, Meminta Polres agar mengusut tuntas pemalsuan tandatangan yang mengatasnamakan enam orang oknum yang tidak bertanggunjawab dan mengaktifkan kembali Kades Tedeng yang telah dinonaktifkan.

“Jika tuntutan kami tidak ditindahkan, maka kami akan konsulidasikan massa secara besar-besaran untuk memboikot jalan utama di Desa Tedeng,” tegas Donald.

Selain meminta tuntutan mereka harus dipenuhi, massa aksi juga mengancam akan mengusir kepala Inspektorat Julius Marau dari Desa Tedeng. “Jika SK tidak di cabut, maka Pak Julius Marau harus keluar dari Desa Tedeng,” tandasnya.

Usai berorasi di kantor DPRD, massa aksi yang mayoritas masyarakat Adat susku Wayoli langsung membubarkan diri dengan tertib dibawa pengawasan anggota Shabara Polres Halbar. (BAF)

Komentar