oleh

Gandeng Mahasiswa UT Bobong, Dr. Salim Gelar Diskusi “Leha Dodoto”

BOBONG, LM  – Step by Step telah dilaksanakan guna mensukseskan Proyek Perubahan “Leha Dodoto” Pegawai Taliabu dalam menciptakan strategi peningkatan kapasitas pengelola kepegawaian berbasis mentoring.

Revormer Dr. Salim Ganiru kembali mengandeng Stackholder External lewat kegiatan Diskusi Publik Proyek Perubahan yang memasuki pada tahapan ke IV

Lanjutan Proyek Perubahan Diklat Pim Tingkat II Angkatan KVI Tahun 2018 dihelat bertempat di Ruang Aula SMP N 1 Talbar, Kota Bobong, Taliabu Barat, Pulau Taliabu (Pultab), Maluku Utara (Malut), Jumat (2/11/2018)

Turut hadir dalam diskusi ini, jajaran pemerintahan Kabupaten Pultab, Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Bobong, Masyarakat dan sejumlah Insan Pers Biro Taliabu. Pada kesempatan itu, Dr Salim Ganiru, memaparkan, pentingnya keterlibatan pihak stackholder external untuk menunjang peningkatan indikator kinerja pegawai yang berkualitas sehinga terciptanya budaya organisasi yang efektif dalam meningkatkan kebermaknaan atas pencapaian tujuan.

“Manfaat yang ingin dicapai yakni aparatur pemerintah yang professional atau Good Govermence,” paparnya Dr. Salim yang menjabat sebagai Kepala Badan KPSDMA Pultab

Kaban itu, menjelaskan proyek perubahan “leha Dodoto” merupakan solusi peningkatan kepasiatan pengelola kepegawaian yang di dasari gerakan sadar dan peduli dalam membimbing atau mentoring.

“Relawan terlibat sebagai pihak stackholder, artinya ini merupakan gerakan yang didasari rasa sukarela tanpa mengaharapkan jasa maupun imbalan,” jelasnya

Lebih lanjut, Dr. Salim menyebutkan indentifikasi stacholder external diantanya, Dinas PU-PR, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Satpol PP, Dinas Kominfo, Dinas Perpustakaan, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian & Perdagangan, Kantor Camat Talbar, Tokoh Pendidikan, Tokoh Masyarakat dan Wartawan.

“Stackeholder Internal yakni Bupati Taliabu, Asisten administrasi umum, sek. BPSDMA, Kabid pengembangan, Kabid mutasi dan promosi, Kasubid pengadaan dan pemberhentian, Kasubid pengadaan dan pemberhentian, Kasubid pengembangan kompetensi, Kasubid pengangkatan, Kasubag mmum dan kepegawaian,” Sebutnya

Dirinya menargetkan dengan hadirnya pusat informasi kepegawaian dan pengembangan karir melalui “Leha Dodoto Pegawai Taliabu” pada semua OPD Pultab dapat tersedianya regulasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Leha Dodoto.

“Capaian dari tahap ke tahap yang telah diselengarakan berkat keterlibatan dan dukungan dari berbagai pihak oleh karena saya memberikan apresiasi sebesar- besarnya kepada relawan yang sudah terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung,” Ucapnya sembari mengakhiri.

Pantauan wartawan i-malut.com, suasana diskusi berjalan lancar, dimana para peserta undangan yang menjadi relawan pada kegiatan ini diberikan kesempatan berupa pertanyaan-pertanyaan yang mengkritisi serta saran-saran yang dapat membangun Proyek Perubahan Leha Dodoto.

Sumber : I-Malut

 

Komentar