oleh

Gara-Gara Tak Mau Terima Suap, Kepsek Ancam Polisikan Wartawan

SANANA, Lintasmalut.net – Kepala Sekolah Dasar Negeri Wainib Kecamatan Sulabesi Selatan (Sulsel) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Sulaiman Drakel, ancam polisikan wartawan sala satu media Online di Maluku Utara, lantar diberitakan terkait penyunatan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) milik siswa, sehingga dirinya dipanggil DPRD Kepsul untuk bertanggungjawab persoalan tersebut.

Atas berita tersebut Kepsek SDN Wanib Sulaiman Drakel, mendesak wartawan agar segera mengklarifikasi pemberitaan dan diberi uang, kalau tidak akan melaporkan ke pihak kepolisian.

Ancaman tersebut disampaikan langsung Kepsek Suleman Drakel melalui Via Telepon Salulernya Senin (10/12/2018), Kepsek menegaskan bila pemberitaannya tidak diklarifikasi, maka pihaknya bawa ke-jalur hukum,” ujar Suleman.

Suleman juga menanyakan kepada wartawan bahwa untuk harga berita klarifikasi berapa, agar pihaknya membayar asalkan diklarifikasi.

“kalau buat berita klarifikasi berapa harganya, agar secepatnya diklarifikasi, jika tidak akan dilaporkan ke pihak yang berwajib alias Polisi. Kepsek menilai atas pemberitaan tersebut sebagai ancaman baginya, karena dinilai wartawan menyerang lewat pemberitaan.

Padahal atas pemberitaan tersebut sebelumnya sudah dikonfirmasi sebelum berita itu terbit, sehingga ada tanggapan dari pihak DPRD Kepsul untuk meminta pertanggungjawaban atas penarikan KIP dan setelah dikembalikan dana KIP milik siswa tidak lagi ada isinya.

“berita klarifikasi itu harganya berapa, bilang supaya saya bayar,” ujar Suleman lewat Via WhatsApp (WA)

Selain itu kata Kepsek, “kalo sudah selesai buat berita klarifikasi itu kirim di WA saya saja biar besok kita ketemu dimana saja supaya kalian ambil uang roko, Kata Kepsek Suleman.

Seraya berkata, “saya menerima jabatan dengan tangan ketika di lepas itu dengan lapang dada, jika saya menerima jabatan dengan hati maka dilepaskan akan sakit hati,”

Jadi ketika diberhentikan dari jabatan kepala sekolah maka saya sarankan Mohtar Fokaaya’ bapak kamu itu menggantikan saya sebagai Kepala Sekolah,”tegas Suleman (mrf)

Komentar