oleh

Gelar Bimtek Ditengah Covid-19, DPMD Halsel “Mandi Doi”

LABUHA – Ada-ada saja kelakuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Bagaimana tidak, ditengah pandemi coronavirus (Covid-19) yang tengah mewabah, Pemerintah Pusat maupun daerah berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Bahkan, Pemda Halsel juga sudah melakukan penutuan akses transportasi demi mencegah Covid-19. Namun berbeda dengan PMD Halsel yang terkesan tidak mendukung Pemda malah melakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan melibatkan 249 Kepala Desa se-Halsel.

Dari hasil penelusuran lintasmalut.co.id, Bimtek Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa (PKPD) yang di laksanakan sejak Kamis (14/5/2020) pekan kemarin di aula Inspektorat Halsel itu, menghabiskan anggaran yang tidak sedikit dan terbilang cukup fantastis.

Sejumlah Kades yang enggan namanya di publish mengaku, Bimtek PKPD yang dilakukan tersebut juga membebankan anggaran ke masing-masing Desa sebesar Rp 7.500.000 hingga Rp 15.000.000. Jika dijumlahkan keseluruhan sekitar Rp 1 Miliar hingga Rp 3 Miliar lebih.

Kepala Inspektorat Halsel, Slamet AK membenarkan kegiatan Bimtek yang dilakukan DPM tersebut. Ia mengatakan, kegiatan itu dipusatkan di aula Inspektorat dan pihaknya hanya menyiapkan tempat dan narasumber.

“Iya, Bimtek PKPD itu memang di pusatkan di aula Inspektorat, itu kegiatan yang di lakukan PMD dan kita hanya menyiapkan tempat dan marasumber saja, Narasumber terdiri dari Kejaksaan Negeri Labuha dan Inspektorat,” ungkapnya.

Hingga berita ini di publish, Kabid Kawasan Pedesaan DPMD Halsel, Assagaf Kasuba saat dikonfirmasi lewat telepon untuk dimintai keterangan namun tidak bisa dihubungi. (BR)

Komentar