oleh

Gempa M.6,9 di Sulteng Berpotensi Sunami Warga Taliabu Mengunsi di Pegunungan

Situwasi Kepanikan Warga Bobong Saat Mengungsi ketinggian (Foto:Yanto/lintasmalut.co.id)

BOBONG – Gempa bermagnitudo 6,9 terjadi di Sulawesi Tengah. Pada pukul 18.40 WIB, Jumat (12/4_2019) dititik Lokasi gempa berada di 1,90 Lintang Selatan dan 122,54 Bujur Timur dengan kedalaman10 km berpotensi tsunami membuat warga Kabupaten Pulau Taliabu panik dan mengunsi di pegunungan.

Warga Pulau Taliabu mengunsi disebabkan Gempa Bumi tersebut juga di rasakan warga setempat, atas kondisi itu kini warga mengamankan diri di lokasi ketinggian untuk menghindar bila terjadinya tsunami.

Selain Gempa Bumi yang juga dirasakan warga Pulau Taliabu juga beredar informasi Gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami seperti yang dilansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini tsunami di akun@InfoHumasBMKG, membuat warga semakin panik dan langsung mengamankan diri di ketinggian.

Meski peringatan dini, BMKG telah mencabut pernyataan atas gempat yang terjadi saat ini bahwa gempat yang terjadi di Sulteng dan beberapa Daerah di Sulawesi tidak lagi berpotensi sunami namun warga tetap mengunsi karena dikhawatirkan akan terjadi gempa bumi susulan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pulau Taliabu Sutomo Teapon kepada lintasmalut.co.id menghimbau bahwa, warga Taliabu yang saat ini mengungsi di Daerah ketinggian agar dapat kembali kerumah masing masing, karena gempa yang terjadi di Sulteng dan sekitarnya, serta berimbas di Taliabu tidak ada potensi tsunami dan status yang kemudian di tetapkan oleh BKG bahwa akan terjadi tsuname telah di cabut”saya menghimbau warga segera kembali kerumah masing-masing bahwa tidak ada tsuname, statusnya tsunami telah di cabut oleh BMKG , meskipun sebelumnya gempa ini ada kabar potensi sunami, namun itu ternyata tidak,” Imbuhnya

Dikatakanya, kondisi Taliabu telah kondusif, sehingga warga di harapkan tidak terprofokasi dangan isu – isu atas kejadi di Tulawesi Tengah.

Sekedar diketahui terjadi warga Pulau Taliabu yakni Desa Bobong Kecamatan Taliabu Barar dan sekitarnya masih mengungsi di lokasi ketinggian Desa Ratahaya Kecamatan Taliabu Barat, lokasi ini di anggap paling aman karena letaknya berada jauh dari dataran rendah di Desa Bobong yang merupakan jantung ibu Kota Kabupaten Pulau Talaibu. (As)

Komentar