oleh

Iin Afriyanti dan Saiful Tidak Masuk Pengurus Makayoa Halbar

JAILOLO – Pengurus terpilih wakil sekertaris keluarga besar Makean Kayoa (Makayoa) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Sahlan Kader mengatakan tidak benar bahwa Saiful Safrudin dan Iin Afriyanti dikeluarkan dari group WhatsApp oleh ketua Makayoa Halbar Samsuri Madjid karena mengkritik Bupati.

“Tidak benar kalau dalam pemberitaan bahwa ketua makayoa halbar samsuri madjid yang mengeluarkan dengan alasan karena mengkritik bupati. Tidak, ini hanya opini yang sengaja dibuat,” katanya kepada awak media, Jumat (27/12) malam.

Sahlan mengaku, yang mengeluarkan Saiful dan Iin bukan ketua Makayoa Halbar namun dirinya sendiri setelah berkoordinasi dengan pengurus yang lain.

“Yang keluarkan Saiful Safrudin dan Iin Afriyanti dalam group Makayoa yaitu saya sendiri setelah berkoordinasi dengan kepengurusan yang lain,” akuhnya.

Dikatakan, keduanya memiliki jabatan strategis dalam kepengurusan Makayoa Halbar juga tidak benar.

“Sesuai dengan hasil musyawarah ke-II pada waktu itu menetapkan kepengurusan yang siap dilantik, itu didalamnya tidak tercantum nama Saiful Safrudin dan Iin Afriyanti. Ini juga lucu mengaku masuk dalam pengurus,” ungkapnya.

Sahlan menambahkan, terkait dikeluarkannya dalam group WA tersebut berdasarkan Musyawarah ke-II yang juga membahas tentang Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) bahwa organisasi kekeluargaan ini berada pada wilayah Halmahera Barat maka yang masuk dalam kepengurusan dan keanggotaan adalah keluarga Makayoa yang berdomisili tetap di Halbar (KTP Halbar).

“Iin Afriyanti sebagai wartawan yang ditugaskan di halmahera barat dan tidak berdomisili tetap di halbar maka iin afriyanti dikeluarkan namun dia juga bagian dari kami dan saiful safrudin memang berdomisili tetap di halbar namun kami juga belum mengetahui betul apakah yang bersangkutan merupakan bagian dari kami (keturunan makean), karena ini organisai keluarga,” pungkasnya. (BAF)

Komentar