oleh

Jemput BK-Lutfi, Sejumlah ASN Nekat Tinggalkan Tugas

HALSEL – evoria Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) di Halmahera Selatan mulai terlihat dalam beberapa pekan ini diantaranya saat penjemputan Bakal Calon (Balon) Bupati Bahrain Kasuba (petahana).

Bahrain Kasuba tiba di Pelabuhan Kupal Halsel menggunakan speedboat dari Kota Ternate pada Rabu, (22/7/2020) kemarin.

Setibanya di Pelabuhan Kupal Bahrain di jemput menggunakan iring-iringan dibarengi dengan orasi Politik dari para relawan dan simpatisan tanpa mengutamakan Protokol Covid-19. Padahal, Bahrain Kasuba yang juga Bupati Halsel menjadi Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan, penanganan dan Pencegahan Covid-19.

Take hanya itu, sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Halsel tak segan-segan untuk ikut menjemput Balon Bupati, bahkan jauh-jauh dan rela meninggalkan tugas sebagai abdi negara untuk menjemput Bahrain hingga ke Bandara Babullah Ternate selanjutnya ikut serta menggunakan speedboat ke Halsel.

Amatan media ini, Camat Kecamatan Mandioli Utara, Santi Yalo tertangkap Camera pada saat dirinya ikut menjemput Bahrain Kasuba di Bandara Sultan Babullah Ternate kemudian ikut ke dalam speedboat milik Bupati dan Camat pun ikut berevoria dengan live phone milik pribadinya.

Begitu juga Camat Mandioli Selatan, Ridwan Kamarullah. Ia terlihat hadir pada saat penjemputan Bahrain, bahkan ia ikut dalam tarian Cakalele untuk menyambut kedatangan Bahrain Kasuba.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halsel di minta tegas menindaklanjuti pelanggaran ASN yang turut serta dalam penjemputan Calon Bupati Halsel Bahrain Kasuba.

Kordinator divisi hukum, penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa, Bawaslu Halsel, Asman Jamel mengatakan, saat ini Bawaslu Halsel telah menindak lanjuti setiap laporan dari Panwas Kecamatan maupun Panwas lapangan terkait keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kami tetap menindaklanjuti,” singkatnya ketika dikonfirmasi, Kamis (23/7/2020).

Sementara itu, Sekda Halsel, Helmy Surya Botutihe ketika dikonfirmasi via pesan WhatsApp enggan menjawab terkait pelanggaran ASN. (Bar)

Komentar