oleh

Joker-Malut Kecam Kekerasan Wartawan

TERNATE – Jaringan Komunitas Soccer Maluku Utara (Joker-Malut) mengecam kekerasan yang dilakukan oleh salah satu oknum anggota Brimob dengan memukul wartawan media online Kabarmalut.id Yasim Mujair saat hendak meliput di hotel Grand Dafam, Sabtu (28/12).

sekertaris Joker-Malut Fadlan Djalil mengemukakan, tindakan yang dilakukan oknum brimob itu sangat tidak mencerminkan tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia yang diatur dalam undang-undang nomor 2 tahun 2002. Antara lain, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami meminta agar oknum brimob itu di proses sesuai aturan yang berlaku,” katanya kepada awak media, Minggu (29/12).

Apalagi. Kata Fadlan, oknum brimob yang seharusnya menjadi panutan masyarakat itu, ternyata telah mengonsumsi minuman keras (Miras) dan memukul wartawan. “Sangat di sayangkan, sudah mabuk kemudian memukul dan berlagak sebagai preman,” sesalnya.

Atas kejadian tersebut, Fadlan menyatakan, Joker-MalutĀ  secara kelembagaan meminta langka tegasĀ  Kapolda Malut Brigjen Pol Suroto untuk menindak oknum brimob tersebut, karena telah mencoreng nama baik institusi Polri dan Brimob Polda Malut.

“Kapolda harus ambil sikap tegas, karena kasus kekerasan terhadap wartawan di malut kerap terjadi, bila perlu di pecat bair ada efek jerah,” tandasnya.

Terpisah, Ketua bidang praktisi hukum Joker-Malut. Halik Fadel mengatakan, sangat menyesalkan atas perbuatan kekerasan yang di lakukan oleh oknum anggota Brimob yang memukul wartawan.

“Kami akan mengawal proses hukumnya Yasim (korban) mulai dari penyelidikan hingga ke penyidikan serta ke meja hijau,” tegasnya.

Halik menambahkan, dalam Joker-Malut juga tergabung Aktivis gerakan, LSM, Pengacara dan rekan-rekan wartawan. Sehingga itu, Yasim juga bagian dari anggota Joker-Malut. “Kami akan mengawal hingga tuntas atas kekerasan terhadap wartawan maupun masyarakat,” pungkasnya. (Tim/red)

Komentar