oleh

Bermasalah, Mantan Kades Loleo Bakal Dilaporkan ke Penegak Hukum

Ketua BPD Desa Loleo, Suaib Pasiar(foto ivan/Lintasma)

LABUHA- Ada-ada saja sikap mantan Kepala Desa Bole Kecamatan Obi Selatan, Edy Amus. Pasalnya, projek yang dikerjakan di desa tersebut menggunakan dana desa tidak sesuai rencana anggaran belanja (RAB), kemudian upah Tukang juga tidak dibayarkan sudah satu tahun lebih.

Ketua BPD Desa Loleo, Suaib Pasiar kepada wartawan, Sabtu (03/08) mengatakan, masalah di desa Loleo itu mantan kepala desa (Kades), Edy Amus telah membohongi Masyarakat karena aset desa yakni mesin Jonson 40 PK satu unit sudah dijual ke orang lain tanpa sepengetahuan Badan Permusyaratan Desa (BPD) dan masyarakat didesa.

“Masalah jual aset mesin ini kami (BPD) sudah laporkan ke Polsek Obi Selatan dan dihadapan Anggota Polisi, Mantan Kades, Edy Amus mengaku akan kembalikan, tetapi hingga sekarang tidak pernah dikembalikan dan informasi mesin itu masih ada di desa Malapat Kecamatan Makian, “tandasnya

Lanjut Suaib, selain jual aset itu mantan Kades Loleo juga membohongi Masyarakat karena pekerjaan rabat beton didesa itu awalnya sudah disepakati panjang nya 325×2 meter tetapi pada saat pekerjaan jalan yang volumen panjang dan lebar juga dikurangi.

“Anggaran yang disepakati untuk bikin projek rabat beton dalam RAB itu panjangnya 325×2 meter tapi fakta dilapangan panjangnya sisa 194 meter dan lebar nya sebahagian jalan sisa 1 meter, “ujar Suaib

Lebih jaub Suaib mengatakan, Mantan Kades Loleo, Edy Amus juga berhutang ke masyarakat dari tahun 2017 yakni, Lahan lapangan Voly Rp. 26 juta belum dibayar, upah tukang pembuatan tempat profil dan pembuatan sumur total 32 juta sisa Rp. 17 juta yang belum dibayar. Upah tukang pemasangan pipa Rp. 12 juta sisa Rp. 7 juta belum bayar.

“Jadi, hutang dia (Mantan Kades Loleo) itu totalnya ada Rp. 50 juta itu sudah satu tahun lebih belum dibayar. atas masalah itu kami, akan lapor ke aparat penegak Hukum di Labuha supaya Mantan Kades bisa diproses sesuai aturan yang berlaku. Untuk laporan itu Senin kami sudah akan masukkan di Polres atau Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel, “tutup Suaib(van)

Komentar