oleh

Juarai Liga Desa Nusantara Tingkat Provinsi, Persibu Siap Berlaga di Tingkat Nasional

JAILOLO – Usai menjuarai liga Desa Nusantara tingkat Provinsi tahun 2019, Persatuan Sepak Bola Ibu (Persibu) Junior siap berlaga tingkat nasional di Bekasi. Persibu yang terdiri dari 18 pemain ini dilepas oleh Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy di lobby kantor Bupati Senin (18/11).

Bupati Danny yang didampingi pimpinan OPD pada saat pelepasan menyampaikan, sangat bangga karena Persibu yang merupakan anak kandung Halbar bisa mewakili Provinsi Malut ke liga nasional.

“Ini merupakan capaian yang luar biasa, Persibu bisa mewakili Malut ke liga Desa Nusantara tingkat nasional,” katanya.

Bupati menyebut, Pemkab Halbar pastinya mendukung penuh hal ini dan semua pihak di Halbar mengharapkan Persibu bisa kembali dengan membawakan gelar juara.

“Saya harap ketua tim Persibu dan juga pelatih kepala agar terus memotivasi para pemain di dalam maupun di luar lapangan, karena dengan usia pemain yang masih terlalu muda pastinya saya rasa bukan tugas yang mudah bagi manajer dan juga pelatih,” ujarnya.

“Saya yakin dan percaya para pemain kita sudah memiliki skill yang mempuni, tinggal dipoles secara mental oleh official tim sehingga mereka bisa dengan penuh semangat berlaga di setiap pertandingan nanti,” tambannya.

Sementara itu, ketua tim Persibu Julius Marau didampingi pelatih kepala Persibu Iksan Sania menyatakan, tim Persibu merupakan tim yang terdiri pemain berusia rata-rata dibawah 19 tahun karena sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan Kementrian Desa di liga Desa Nusantara batas usia pemain maksimal 19 tahun.

“Kita membawa 18 pemain dan 1 pelatih kepala, 5 official tim serta 1 kordinator dari asosiasi sepak bola provinsi Malut.

“Kami berterima kasih kepada Bupati Halbar yang telah secara resmi melepas tim ini menuju Bekasi dan memberikan dukungan yang sangat besar kepada kita,” sambungnya.

Julius juga menegaskan, dirinya bersama tim dengan tekad bisa menjuarai liga Desa Nusantara tingkat nasional, karena tekad yang di bulatkan sudah ditunjang dengan latihan pemain yang cukup berat oleh pelatih kepala dan juga para pemain sudah melakukan beberapa ujicoba dengan tim lokal agar bisa meningkatkan kemampuan serta kekompakanl tim.

“Para pemain telah melewati banyak proses pelatihan yang memang digenjot agar bisa memliki permainan tim di lapangan. Ini terbukti di liga desa nusantara di tingkat provinsi, di mana ada pemain-pemain lawan yang lebih tinggi jam terbangnya kita bisa mengalahkan mereka dan menjadi juara di tingkat provinsi,” pungkasnya.

Usai pelepasan, pemain bersama official tim langsung bertolak ke pelabuhan speedboat Jailolo menuju Ternate, dan akan terbang ke Jakarta besok selasa (19/11). setelah itu menuju ke lokasi pertandingan di bekasi. (BAF)

Komentar