oleh

Kantong Darah di RSUD Kepsul Kosong, Keluarga Pasien Keluh

Direktur RSUD Kabupaten Kepulauan Sula Irfan Sangadji (Foto/Rahman/lintasmalut.co.id)

SANANA – Kantong darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepuluan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) saat mengalami kekosongan sehingga di keluhkan keluarga pasien yang berobat di rumah sakit tersebut.

Hal ini dialami sala seorang paseien bernama Nurdin Umagap saat di rujukan di RSUD, pasien tersebut mengalami krisitis dan sangat membutuhkan darah namun namun Kantong darah di RSUD kosongan.

” Rumah sakit sebesar ini tidak menyediakan kantung dara, kalau ketika paseien membutuhkan darah secara tiba-tiba bisa meninggal dunia,” Ujar sala seorang keluarga Pasien yang tidak mau namanya di publis Sabtu (22/6/2019) akhir pekan kemarin.

Pantauan lintasmalut.co.id Sabtu akhir pekan di RSUD Kepsul sangat terlihat jelas kondisi tersebut sangat krisis Kantong darah, selain krisis kantong darah pelayanan RSUD sangat minim terhadap pasien yang sedang sakit, bahkan ketika pasien yang sakit itu juga untuk beli obat harus di luar Rumah Sakit, karrna ketersedian obat di Apotik RSUD terbatas.

Sementara Direktur RSUD Ifan Sangadji, saat ditrmui lintasmalu.net di rungan kerjanya sabtu (22/6/2019) kemarin mengatakan, kantung darah itu di masuk dalam pengadaan seperti barang habis pakai.

” Barang abis pakai itu dengan nilai di atas dua ratus juta maka perlu di tender pihak ULP dan perlu juga di input datanya yang pastinya membutuhkan waktu sangat lama,” Ujar Ifan.

Irfan juga mengatakan, inilah salah satu kendala RSUD bukan kita tidak mau mengurus pengadaan namun keterlambatan proses pengadaan hingga kita memiliki kekosongan kantung darah.

” Setiap fasilitasi dan pengadaan barang harus tetap ada di RSUD karena itu tanggung jawab saya selaku Direktur namun itu yang menjadi kendala bagi kami,” Katanya.

Dia (Irfan) mengatakan, pada tahun 2018 lalu masih ada sisanya kantung darah, kita baru melakukan permintaan sementara di tahun 2019 saat ini masih dalam proses, hinggga kekosongan seperti ini, ” Jelasnya. (Mr.f)

Komentar