oleh

Kecewa Sikap ABK KM. Uky Raya, Dishub Surati Kementerian Perhubungan

Kadis Perhubungan Halsel, Muhammad Balakum

Iswan Abubakar : Dishub Jangan Hanya Gertak Sambal

LABUHA- Ada-ada saja sikap anak buah kapal (ABK) dan kapten KM Uki Raya 05. Sebab, kapal tersebut tidak memiliki niat baik untuk membantu masyarakat Halmahera Selatan (Halsel) saat terjadi musibah. Padahal, investasi bisnis selama ini hanya dari masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan.

Kadishub Halsel, Muhammad Balakum ketika dikonfirmasi wartawan media ini, Selasa (30/07) diruang kerjanya mengatakan pihaknya selaku dinas teknis yang diberi tanggung jawab oleh Bupati dan Wakil mengurus transportasi dari dan ke lokasi gempa tetapi sengaja tidak dihargai sama sekali oleh pihak kapal terkait harga sewa.

“Pertama disewa Rp. 65 juta itu untuk angkut barang dari Babang ke titik gempa. Kedua, logistik dari Ternate menuju ke Saketa, rencana nya pake Feri tapi mereka tidak mau akhirnya dialihkan ke Uky Raya 05 dan saat itu sepakati harga untuk Ternate-Saketa saja tapi saat tiba di babang pihak kapal minta lagi ongkos dari babang ke Saketa jadi total ongkosnya nya 185 juta dengan alasan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan operasional mereka, “tandasnya

Dikatakan, bayangkan saja pasca gempa itu semua elemen di Maluku Utara bahkan Pusat seperti Menteri Sosial, Kepala BNPB, Gubernur Maluku Utara, KH Abd Gani Kasuba, Kasdam Pattimura, Danrem 152 Babullah, Kapolda dan Wakapolda, Kepala BIN, pihak swasta ikut turun dilokasi gempa dan berikan bantuan tetapi KM. Uky Raya yang setiap hari mengais keuntungan dari masyarakat malah tidak pernah peduli saat masyarakat mengalami bencana.

“Karena sikap mereka (ABK dan kapten) tidak menghargai masyarakat dan Pemerintah maka kita siap sudah siapkan surat untuk dikirim ke Kementerian Perhubungan supaya izin trayek kapal itu dicabut. Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk efek jera kepada mereka agar jangan hanya enak mengambil uang tetapi tidak pernah peduli, “tegas Balakum

Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Halsel, Iswan Abubakar kepada wartawan media ini via watshap mengatakan, pihaknya mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera (Halsel) melalui Dinas Perhubungan agar tidak hanya berwacana tetapi harus menyurat secara resmi agar KM Uky Raya itu angkat kaki dari Halsel.

“Enak sekali KM Kapal Uky Raya, datang bisnis di Halsel dan sudah milyaran rupiah uang diambil dari masyarakat, tetapi saat Bencana mereka tidak mau bantu masyarakat. Dishub jangan hanya gertak sambal tetapi harus segera menyurat supaya izin trajek dicabut secara permanen, “pinta Iswan

Terpisah Kepala UPP Kelas II Babang, Muhamamd Jufri Rachmat ketika dikonfirmasi wartawan media ini terkait informasi pengusulan pencabutan izin trayek. Dia menjelaskan bahwa Ijin trayek itu ada di kantor pusat kementerian perhubungan Dirjen perhubungan laut. “Masalah izin trajek itu kewenangan Pusat. Soal Dishub menyurat saya belum dapat info, “tandas Jufri(van)

Komentar