oleh

Kejati Malut Bekuk DPO Kasus Proyek Rumput Laut Morotai di Manado

DPO Terpidana Kasus Rumput Laut Morotai. Chandra Kipu Saat Tiba di Bandara Sultan Babullah Ternate, (Foto:Alan)

TERNATE, Lintasmalut.net – Tim Intelejen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) dan Tim Intelejen Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) Chandra Kipu, terpidana kasus korupsi rumput laut di Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2009 dengan kerugian negara senilai 2,7 Miliyar.

Penangkapan DPO Chandra Kipu berdasarkan surat Kejati Malut dengan nomor R – 49/S.2.3/Ds 1/11/2018 tanggal 21 November 2018 perihal permohonan bantuan pencarian terpidana atas nama Chandra Kipu dan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 928 K/PID.SUS/2012 tanggal 12 Januari 2012.

Pasi Intel Kejati Malut, Iputu Gede Astawa mengatakan, Penangkapan terpidana Chandra Kipu dari Tim Kejati Malut dibantu oleh Tim Adhiaksa Monitoring Center (AMC) Jaksa Agung dari Jakarta dengan menggunakan alat deteksi dan pukul 08.00 malam menemukan terpidana berada di rumah tepatnya di Desa Tolondadu 2 Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow selatan, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Penangkapan Chandra Kipu itu dibantu dari tim AMC yang ikut mendeteksi keberadaan Chandra Kipu, saat deteksi berada di Manado tepatnya di Kabupaten Mongondow selatan, setelah kita mengetahui keberadaan disana tim dari kejati Malut langsung bergerak kesana dan tepat pukul 08.00 malam yang bersangkutan ada dirumahnya dan itu langsung kita amankan terus kita bawa ke Kejari Kota Mobago untuk melakukan penahanan sementara.” Ungkap Pasi Intel Kejati Malut, Iputu Gede Astawa kepada wartawan di Bandara Sultan Babulla Ternate kamis (31/12019).

Lanjut Iputu Gede, “kita dibantu dari taman – taman AMC dari jakarta, karena tim AMC ini memiliki alat lengkap sehingga kita minta tolong mereka untuk mendeteksi keberadaan terpidana Chandra Kipu.

“Besoknya atau hari ini pagi kita berangkat dari Kota Mobago menuju Manado sampai di Manado sore tadi jam 5 kita berangkat menuju Ternate dan tiba di bandara babulla pukul 18.44 dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air, sekarang terpidana kita bawa ke rutan jambula untuk menjalani hukuman sesuai dengan putusan mahkamah Agung,” Katanya lagi.

“Saat melakukan pengkapan terpidana Chandra Kipu, yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan, bersangkutan kooperatif.” Singkatnya.

Atas perbutannya DPO Chandra Kipu mendapat hukuman penjara selama enam tahun dan denda sebesar Rp. 200 juta serta uang pengganti senilai 2,7 Miliyar (Alan)

Komentar